Polisi telusuri kepemilikan senpi di rumah Aa Gatot

Polisi masih memerlukan waktu untuk memastikan jika senpi itu milik Gatot.

Juven Martua Sitompul
Oleh Juven Martua Sitompul - Reporter
Polisi telusuri kepemilikan senpi di rumah Aa Gatot
Gatot Brajamusti. Kapanlagi.com

Kepolisian Republik Indonesia masih mendalami kepemilikan senjata api (Senpi) dari Ketua Umum Persatuan Artis dan Film Indonesia (PARFI), Gatot Brajamusti. Senpi tersebut ditemukan di rumahnya di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.Karopenmas Humas Polri Brigjen Agus Rianto mengatakan saat ini polisi masih mendalami kepemilikan senpi tersebut. Menurutnya, polisi masih memerlukan waktu untuk memastikan jika senpi itu milik Gatot."Sesuai info yang kita dapat pemiliknya GB. BB ada di Jakarta. Nanti diperlihatkan penjelasan lebih lanjut," kata Agus di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/8).Agus mengatakan bila melihat ratusan amunisi yang ditemukan di rumah Gatot, polisi tidak yakin senpi itu digunakan untuk berburu. Untuk itu, polisi perlu mendalami maksud dan motif dari kepemilikan senpi tersebut."Kalau dilihat dari jenis senpi kita sesuaikan beberapa kaliber tidak sesuai dengan peruntukkannya. Makanya perlu pemeriksaan lebih lanjut," ujar Agus.Sebelumnya, setelah menangkap Gatot dan Dewi serta enam orang lain yang ada di dalam kamar, polisi langsung melakukan penggeledahan di rumah Gatot di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Dari hasil penggeledahan, petugas mengamankan senjata api dan juga lima ratus butir peluru.Selain itu, polisi juga menemukan satu klip berisi kristal putih, dua tablet warna biru dan tiga pil yang diduga ekstasi. Kemudian, suntikan insulin baru sebanyak 35 suntikan dan dua buah suntikan insulin bekas pakai.Tak hanya itu, jarum suntik baru juga ikut ditemukan dengan jumlah 115 batang dan 30 korek gas. Lalu, empat bong lengkap dengan selang alat pengisap, alumunium foil, cairan infus dalam botol sisa pakai dua buah.Selanjutnya, alat timbang elektrik dua buah, alat bantu seks warna merah berupa vibrator. Kemudian, cangklong bekas pakai, dan dua tablet pil KB, dua buah suntikan bekas pakai, botol penambah elektrik gas serta terakhir one lock yang gunanya sebagai suntikan cek darah.

Rekomendasi