Punya KTA polisi, pelaku kericuhan Usakti tak diizinkan pulang

Padahal 145 rekannya sudah dibebaskan polisi.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Punya KTA polisi, pelaku kericuhan Usakti tak diizinkan pulang
Preman kerusuhan Trisakti dibawa ke Polda Metro. ©2016 merdeka.com/ronald

145 Preman yang terlib at dalam kericuhan di Universitas Trisakti Jakarta sudah dipulangkan. Hanya satu orang yang masih ditahan kepolisian, dan menjalani interogasi lebih intensif.Kanit IV Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Armayni mengatakan, penahanan tersebut dilakukan karena yang bersangkutan diketahui memiliki kartu identitas kepolisian, dan kartu itu diketahui palsu. "Total 145 orang sudah kita pulangkan, tapi masih ada satu orang kami introgasi yang kedapatan memiliki KTA palsu," ujar Armayni, di Polda Metro Jaya, Kamis (25/8).Sementara itu, kata Armayni, orang tersebut sedang diperiksa guna mengetahui asal muasal KTA tersebut. "Masih prosesan karena masih dicari yang ngasih atau menyuruh buat kartunya siapa," lanjutnya.Agar tak mengulanginya, 145 preman yang sudah dipulangkan Armayni mengatakan kalau pihaknya hanya mendata juga memfotonya. "Surat pernyataan di polisi tidak ada, tapi mereka difoto dan diidentifikasi semuanya," pungkasnya.Sebelumnya, usai terjadi kekisruhan di Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Barat, puluhan preman digiring ke Polda Metro Jaya. Di Polda Metro Jaya, puluhan preman tersebut kini didata di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).Pantauan merdeka.com sekitar pukul 11.10 WIB para preman yang sebelumnya menaiki truk Korps Brimob, langsung dijejerkan di depan SPKT.Dari info yang dihimpun, total preman yang digiring ke Polda Metro berjumlah 75 orang. Para preman tersebut diduga berasal dari dua kubu yakni Thobi Mutis, dan dengan preman bayaran dari pihak yayasan Usakti.

Rekomendasi