Preman rusuh di Trisakti punya id pers dan kartu relawan Jokowi

"Saya juga punya kartu Jokowi, saya punya banyak kartu. Kartu itu waktu saya disuruh mencari relawan," ujarnya.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Preman rusuh di Trisakti punya id pers dan kartu relawan Jokowi
Preman kerusuhan Trisakti dibawa ke Polda Metro. ©2016 merdeka.com/ronald

Polisi mengamankan 75 preman yang terlibat kisruh demo di Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Barat, Rabu (24/8). Preman-preman itu kemudian digiring ke Polda Metro Jaya.Salah satu preman yang digiring ke Polda diketahui bernama Budi. Dia mengaku memiliki kartu relawan Jokowi. Kartu itu dia gunakan saat pencalonan Jokowi di Pilpres 2014."Saya juga punya kartu Jokowi, saya punya banyak kartu. Kartu itu waktu saya disuruh mencari relawan. Pokoknya kalau mau tahu banyak cari saya di belakang gedung DPR MPR," kata Budi di depan SPKT Polda Metro Jaya, Rabu (24/8).Budi mengaku dibayar Rp 150.000 untuk mengumpulkan massa dan melakukan demo di Universitas Trisakti. Upah tersebut, kata dia, belum termasuk ongkos transportasi."Satu seket mas (seratus lima puluh ribu) tapi itu belum dibayar. Baru dibayar Rp 1 juta untuk transport," jelasnya.Selain memiliki kartu relawan Jokowi, Budi juga mengantongi kartu identitas wartawan sebuah media nasional ternama. Oleh Budi, id card tersebut telah diganti fotonya dengan cara menempelkan fotonya atau ditiban. "Saya nemu mas di jalan. Ya sudah ada setahun yang lalu. Fotonya tempel sendiri," tandasnya.Sebelumnya diketahui, usai terjadi kekisruhan di Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Barat, puluhan preman digiring ke Polda Metro Jaya. Mereka didata di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).Pantauan merdeka.com, sekitar pukul 11.10 WIB preman-preman itu sebelumnya menaiki truk Korps Brimob dan langsung dijejerkan di depan SPKT. 75 Preman tersebut diduga berasal dari dua kubu, yakni Thobi Mutis, dan dengan preman bayaran dari pihak yayasan Universitas Trisakti.

Rekomendasi