Seorang sopir angkutan kota (Angkot) ditemukan tewas di dalam mobilnya saat mengantre bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Jalan Mulawarman Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Minggu (21/8).Aparat kepolisian Polresta Tarakan dari Satuan Lalu Lintas yang secara kebetulan berpatroli di sekitar SPBU itu langsung mengamankan mobil dengan nomor polisi KT 1856 FB milik korban yang diketahui bernama Supardi (51).Anggota Satlantas Polresta Tarakan, Brigadir Ali Shabara mendatangi kerumunan warga ketika melintas depan SPBU tersebut. Kemudian mendapatkan informasi ditemukan sopir tak bernyawa lagi dalam mobil angkot.Korban telah mengantre BBM sejak pagi sekitar pukul 06.30 Wita. Ketika giliran mobilnya maju mengisi BBM ternyata tidak bergerak sehingga warga ramai-ramai mendatangi mobil korban."Suasana antrean BBM di SPBU itu sempat ribut karena mobil korban tidak bergerak meskipun diklakson kendaraan lain di belakangnya. Ketika didatangi ternyata sopir (korban) terbaring kaku tak bernyawa lagi," kata Ali Shabara seperti dilansir dari Antara, Senin (22/8).Sekitar pukul 07.30 Wita, mobil ambulance datang ke lokasi untuk mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan untuk diautopsi.Istri korban, Siti Mutiah mengisahkan, sebelum berangkat mengantre premium untuk kendaraannya, korban tidak sempat sarapan pagi kecuali minum air putih. Namun tidak ada tanda-tanda atau firasat aneh.Korban yang beralamat di RT 63 Kampung Karang Anyar Kota Tarakan sehari-harinya bekerja sebagai sopir angkot dan kuli penimbun lahan perumahan.
Tak sarapan, sopir angkot tewas saat mengantre BBM di SPBU
"Suasana antrean BBM di SPBU itu sempat ribut karena mobil korban tak bergerak meski diklakson kendaraan lain," ujarnya
Advertisement
Rekomendasi