Polisi periksa 20 saksi dan CCTV kasus pencabulan siswi SMK

Keterangan saksi akan dikonfrontir dengan keterangan korban dengan 3 PNS yang telah dilaporkan.

Adriana Megawati
Oleh Adriana Megawati - Reporter
Polisi periksa 20 saksi dan CCTV kasus pencabulan siswi SMK
Ilustrasi Pencabulan. ©2016 Merdeka.com

Kabag Humas Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno menuturkan, hasil visum terhadap siswi SMK, PAR (17) yang diduga menjadi korban tindak pencabulan oleh PNS di kantor Wali Kota Jakarta Pusat tidak menunjukkan adanya tindakan pencabulan. 20 Orang saksi juga telah diperiksa guna membandingkan keterangan."Sudah 20 orang saksi yang diperiksa. Dari PNS dan teman korban, rekaman CCTV juga kita periksa," tutur Suyatno di Polres Jakarta Pusat, Selasa (9/8).Dilanjutkannya, untuk memastikan dugaan pidana pencabulan, maka keterangan saksi akan dikonfrontir dengan keterangan korban dengan 3 PNS yang telah dilaporkan."Sampai saat ini masih kita lakukan konfrontir keterangan dari para saksi. Karena ada keterangan dari korban bilang terduga memakai pakai baju putih, tapi terduga berada di tempat lain dan pakai baju batik, ini yang kita cari keterangan yang benarnya‎," paparnya.‎Seperti diketahui, hingga saat ini polisi terus mendalami kasus dugaan pencabulan siswi magang di kantor Pemerintahan Wali kota Jakarta Pusat.Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede, mengatakan, sangat mendukung kasus ini diusut sampai tuntas. Dia pun meminta polisi mengusut tuntas."Jadi begini, Itu masih ditangani oleh polres. Nah posisi kami membantu polres supaya bisa mengungkap tuntas masalah itu," katanya saat dihubungi di Jakarta, Senin (8/4) kemarin."Jadi ya supaya tidak terganggu maka kami berikan waktu seluas-luasnya dan kami dukung sepenuhnya polres mengusut tuntas penyelidikan. Itu posisi kami," sambungnya.

Rekomendasi