Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani menyatakan untuk mencegah kembali munculnya kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) palsu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah agar pelayanan masyarakat dipermudah. Selain itu, program kartu BPJS perlu sosialisasi di tingkat RT/RW. "Dan saya juga sudah minta sama Kemendagri untuk bisa memberikan arahan seluruh kepala daerah bahkan masuk ke kecamatan melalui Satpol PP, sehingga masyarakat di bawah bisa tahu bagaimana mendaftar dan ikut serta dalam BPJS. Begitu juga kalau ada masalah mereka tidak terbohongi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," kata Puan di kantornya, Jakarta, Kamis (28/7).Sosialisasi, kata dia akan dilakukan pendamping program keluarga harapan Kementerian Sosial. Selain itu, Kartu Indonesia Sehat juga perlu disosialisasikan agar masyarakat mengetahui manfaatnya."Apa manfaat perlindungan sosial dari KIS. Saya masukan juga KIP atau semua penerima bantuan sosial dari pemerintah itu bisa mengetahui apa saja manfaat dan negara hadir untuk bisa memberikan manfaat," kata dia.Lanjut dia, pihaknya akan melakukan verifikasi peserta kartu BPJS agar tepat sasaran. Supaya kasus kartu BPJS tidak terulang kembali. "Untuk kasus terjadi ini merupakan yang katakan kasus biasa, penipuan orang yang melakukan pengelabuan terhadap masyarakat. Berharap tidak terjadi lagi makanya kami meminta kepada semua pihak Kemenkes, Kemensos, Mabes polri dan Kemendagri. Dan masyarakat juga punya akses pengaduan agar tidak terjebak penipuan," tandasnya.
Cegah kartu BPJS palsu, Menko Puan minta sosialisasi digencarkan
Sosialisasi akan dilakukan pendamping program keluarga harapan Kementerian Sosial.
Advertisement
Rekomendasi