Sebelum dibunuh penumpang Wahyu Anggara (19) warga Kampung Liyo, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Adi Firmanto driver GO-JEK sempat pulang ke rumah dan membelikan jajan buat anaknya.Istri korban, Reni Lilianawati (32) kepada merdeka.com mengaku, sehari sebelum ditemukan tewas mengenaskan, Adi berangkat kerja dari rumah pada hari Jumat (8/7) sekitar pukul 13.30 WIB."Sekitar jam 20.30 WIB, saya sempat berkomunikasi melalui WhatsApp. Satu jam kemudian, pada pukul 21.30 WIB, suami saya sempat pulang karena salah satu anaknya minta dibelikan chiki (makanan kecil)," ungkap Reni saat ditemui di Kawasan HOS Cokroaminoto, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (14/7).Reni menuturkan, tak lama setelah bersenda gurau dengan anaknya, suaminya itu berangkat bekerja karena saat itu sempat ingin mengejar poin Lebaran."Sampai pagi hari saya tunggu tidak pulang-pulang, hingga akhirnya dapat kabar dari pihak kepolisian kalau suami saya meninggal," ungkapnya.Reni mengaku sangat berduka atas tewasnya sang suami yang telah meninggalkan dirinya bersama dua anaknya."Anak saya yang besar kurang lebih berusia 5 tahun, kalau yang kecil 2 tahunan. Sebelum kerja GO-JEK, suami saya pernah bekerja di kayu lapis di Kalimantan, dan kurir barang di salah satu minimarket di Semarang," pungkas Reni bernada sedih.Reni berharap, Angga Wahyu pelaku pembunuh suaminya secara sadis itu dijatuhi hukuman berat. "Paling tidak kalau suami saya meninggal, dia (pelaku) ya pak polisi juga harus dihukum mati. Biar setimpal dengan perbuatannya tersebut," pintanya.
Driver GO-JEK sempat belikan jajan anak sebelum dibunuh penumpang
Bahkan korban sempat bercanda dengan keluarga.
Rekomendasi