Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya. Salah satunya melalui program Keluarga Berencana (KB).
Untuk mewujudkan ini, mereka pun membentuk Kampung Keluarga Berencana (KB) di wilayah Pondok Betung, belum lama ini.
Program ini juga bagian dari prioritas RPJMN 2015-2019 kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kampung ini setingkat RW dengan kriteria yang telah ditentukan dan terdapat program kependudukan, KB, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor terkait secara sistemik.
Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany berharap, dengan adanya kampun ini ke depan bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat kampung maupun RW lewat program yang telah mereka tentukan.
"(Terdapat) Program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga sejahtera," kata Airin.
Pemkot Tangsel juga menginginkan dengan adanya kampung ini maka orang tua semakin intensif turut serta program yang dicanangkan BKKBN mengenai program dua anak cukup.
Dengan begitu, dapat membantu Pemkot Tangsel dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya. Sesuai dengan visi dan misi yang telah mereka tetapkan.
Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPPKB) Tangsel Apendi mengatakan, ada tiga calon Kampung KB yang menjadi prioritas mereka di tahun ini. Penunjukan ini berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.
Ketiga kampung itu ialah Kecamatan Pondok Aren, Kelurahan Pondok Betung, Kecamatan Pamulang Kelurahan Kedauang, Kecamatan Ciputat Kelurahan Ciputat. Pada akhirnya, Kelurahan Pondok Betung terpilih untuk yang pertama.
"Tak hanya jumlah peserta (KB) yang di bawah rata-rata, wilayah tersebut dilihat dari kekumuhan, kawasan miskin, terpencil dan lainnya," ujarnya.
Selain dengan pembentukan Kampung KB, Pemkot Tangsel melalui BPMPPKB juga mengajak pria untuk ikut KB. Kata Apendi, hal ini juga bisa menekan jumlah tingginya kelahiran.
"Selama ini yang kita tahu bahwa KB itu sering digunakan oleh wanita, padahal pria juga bisa," pungkasnya. (ADV)