Tak mampu bayar uang kencan, pemesan cekik PSK online hingga tewas

Korban tewas dicekik lalu dibuang ke selokan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tak mampu bayar uang kencan, pemesan cekik PSK online hingga tewas
Ilustrasi Mayat. ©2014 Merdeka.com

Seorang wanita ditemukan tewas mengambang di selokan dekat Mandi Cuci Kakus (MCK) Kampung Congkreng Kelurahan atau Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Wanita diduga Pekerja Seks Komersial (PSK) tewas di tangan 'pemesan' setelah tak bisa membayar jasa usai kencan.Korban diketahui bernama Siti Fatimah (24), warga Dusun Cisaray Desa Margaluyu Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis. Sementara tersangka diketahui berinisial IY alias RN (23), seorang buruh, yang tinggal di Kampung Cikiray Kelurahan Cigantang Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya."Dari hasil pemeriksaan, dinyatakan bahwa mayat tersebut meninggal akibat dari kekerasan atau penganiayaan," kata Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Arif Fajarudin.Menurut Arif, kejadian bermula saat tersangka menghubungi korban lewat media sosial facebook. Saat itu, tersangka mengajak korban berkencan dengan imbalan sejumlah uang."Pada tanggal 31 Maret 2016, tersangka bertemu dengan korban di Pom Bensin Cikurubuk Kota Tasikmalaya. Korban pada saat itu diantarkan oleh saksi. Setelah itu, tersangka membawa korban ke lokasi Irigasi Cilamajang yang berada Kampung Sindangasih Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya.Kemudian, di tempat itu sempat terjadi perbincangan antara korban dan tersangka mengenai uang yang dijanjikan. Namun karena tersangka tidak mempunyai uang sejumlah yang dijanjikan, dan kesal dengan pertanyaan korban, lalu tersangka mencekik leher korban. "Setelah dicekik kurang lebih 5 menit, ternyata korban meninggal dunia," ujar Arif.Oleh tersangka, korban kemudian diseret ke selokan yang ada di bawah irigasi. Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Rekomendasi