Sebulan 2 kali didemo hingga ricuh, KPK & polisi bahas pengamanan

Hadir Kapolres Jakarta Selatan dan Kapolsek Setia Budi.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Sebulan 2 kali didemo hingga ricuh, KPK & polisi bahas pengamanan
Demo di depan KPK. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Pascademonstrasi antiAhok berujung ricuh pada hari Jumat lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang beberapa pejabat Polda Metro Jaya hari ini untuk melakukan koordinasi. Point utama pembahasan soal pengamanan."Mau rapat terkait pengamanan," ujar Kepala Biro Umum KPK, Syarief Hidayat, Senin (23/5).Beberapa pejabat Polda Metro Jaya tampak hadir, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Tubagus Ade Hidayat, Kapolsek Setia Budi, Tri Yulianto, Direktur Intelkam, dan Direktur Kriminal Umum. Rencananya Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto juga hadir dalam rapat kali ini.Setibanya di KPK, Ade dan Tri enggan berkomentar. Mereka langsung masuk ke dalam lobi Gedung KPK.Seperti diketahui, sebulan ini, dua kali demo anarkis terjadi di depan Gedung KPK. Demo pertama dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Indonesia pada Senin (9/5) yang menuntut Wakil Ketua KPK Saut Situmorang segera minta maaf atas pernyataannya yang dianggap menyudutkan. Akibat ricuh saat itu, dua orang personel keamanan mengalami luka di kepala akibat lemparan batu dari HMI, kaca pos keamanan KPK juga pecah.Selang dua minggu kemudian tepatnya, Jumat (20/5) demo dari warga yang mengaku masyarakat Luar Batang kembali berujung ricuh. Mereka menuntut KPK segera meningkatkan status Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama terkait kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras. Dari aksi demo ini enam orang mengalami luka luka dan dilarikan ke rumah sakit Medical Center (MMC) Kuningan, Jakarta Selatan.

Rekomendasi