Bupati Bengkulu Selatan bantah temuan sabu di ruang kerja miliknya

Dirwan kembali menegaskan narkotika berupa sabu dan ekstasi di ruang kerjanya beberapa waktu lalu itu bukan miliknya.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Bupati Bengkulu Selatan bantah temuan sabu di ruang kerja miliknya
Ilustrasi Narkoba. ©2014 Merdeka.com

Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud baru saja menjalani pemeriksaan di laboratorium di gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang Jakarta Timur. Pemeriksaan urin, darah dan rambut itu dilakukan selama satu jam. Usai dites, Dirwan kembali menegaskan narkotika berupa sabu dan ekstasi di ruang kerjanya beberapa waktu lalu itu bukan miliknya. "Jauh (narkoba bukan miliknya), saya tidak pakai apa yang dikatakan. Nanti kita buktikan saja, hasilnya kita lihat lagi," kata Diwan di lokasi, Sabtu (14/5).Atas dasar itu pula, Dirwan berani menjalani pemeriksaan sampel rambut dan darah di kantor pusat BNN. Tujuannya adalah untuk membuktikan apakah Dirwan positif mengkonsumsi sabu atau tidak."Untuk meyakinkan lagi di tes urin, darah dan rambut, sehingga nanti bisa jelas semua. Kemarin sudah dites urin negatif," tegasnya.Jika terbukti negatif, Dirwan mengaku bersedia membantu pihak BNN untuk membongkar kasus peredaran narkoba yang terjadi di daerahnya. "Jadi, silahkan saya minta dengan BNN, saya akan bantu untuk ungkap ini, bekerjasama dengan BNN. Paling tidak saya katakan orang yang menjudge saya ini sudah berhasil satu langkah," pungkas Dirwan.

Rekomendasi