Memasuki hari kedua libur panjang, sejumlah titik di Kota Bandung mulai disergap kemacetan. Kemacetan yang terpantau ialah di tengah Kota Bandung, tepatnya di daerah Factory Outlet (FO) Jalan Martadinata (Riau), Bandung.Pantauan Merdeka Bandung Jumat (6/5) sore, kemacetan di Jalan Riau terpusat di perempatan Jalan Riau-Jalan Banda. Di titik tersebut dilakukan sistem rekayasa satu jalur hingga perempatan Jalan Riau Trunojoyo.Kendaraan yang boleh melaju di jalur tersebut hanya dari arah Jalan Ahmad Yani menuju arah Jalan Ir H Djuanda (Dago). Kendaraan dari alah sebaliknya, tidak diperkenankan masuk jalur tersebut.Namun banyaknya volume kendaraan membuat rekayasa tidak efektif. Di lokasi tersebut banyak kendaraan yang keluar masuk FO, banyak pula orang yang menyeberang jalan, kaki lima serta parkir di bahu jalan.Sejumlah FO yang berdiri di Jalan Riau antara lain Passion, The Summit, Heritage, Terminal Mode, Terminal Tas, Lily Rosse, Urban Cloth dan lain-lain. Rata-rata halaman parkir FO tersebut penuh.Kendaraan yang berada di daerah FO tersebut didominasi pelat B (Jakarta) dan D (Bandung), meski ada pula kendaraan dari daerah-daerah luar Bandung lainnya.Kendaraan yang berasal dari luar Bandung kebanyakan kesulitan mencari tempat parkir. Padahal jalan yang biasa dipakai tempat parkir berada tidak jauh dari Jalan Riau, antara lain kawasan GOR Saparua yang bisa ditempuh melalui Jalan Banda maupun Jalan Halmahera.Pantauan di kawasan GOR Saparua tampak lengang, kontras dengan di Jalan Riau yang ramai.Menurut Wahyu (50) pengayuh becak di kawasan Jalan Riau, situasi kepadatan lalu lintas mulai terjadi sejak pukul 10.00 WIB. Situasi ramai mulai terjadi sejak awal liburan, yakni Kamis (5/6)."Kalau tiap liburan di sini selalu ramai, tapi kalau numpang becak mah sepi," kata Wahyu, kepada Merdeka Bandung.
Bandung macet, sistem satu arah tak efektif
Kemacetan yang terpantau ialah di tengah Kota Bandung, tepatnya di daerah Factory Outlet (FO) Jalan Martadinata (Riau).
Rekomendasi