Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Asrorun Niam Sholeh mendatangi Bareskrim Polri. Dia hendak melaporkan situs yang diretas oleh hacker setelah memberi dukungan pemblokiran beberapa game online."Iya, berkaitan dengan peretasan ini kami akan lapor ke sini. Ini sudah bawa buku laporannya," kata dia di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (3/5).Asrorun berharap polisi bisa melanjutkan laporan tersebut dengan cepat. Dia menilai, peretasan situsnya adalah bentuk perlawanan dari pelaku kejahatan. Sehingga, polisi harus benar-benar serius menanggapi laporan itu."Kami juga koordinasi dengan kepolisian. Karena ini jelas masalah serius yang harus dicari jalan keluarnya," ujar dia.Asrorun menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap sejumlah kasus yang melibatkan nasib anak-anak di Tanah Air. Sekalipun, kata dia, KPAI harus berhadapan dengan pihak-pihak yang kuat baik secara politik, ekonomi atau pun sosial.Diutarakannya, website adalah bagian dari identitas organisasi. Jika terjadi upaya peretasan, maka bisa disimpulkan ada upaya kejahatan atau ancaman terhadap KPAI sebagai organisasi negara dan masyarakat."KPAI tidak akan takluk dengan penjahat perlindungan anak," tandas dia.
Situs diretas, KPAI lapor ke Bareskrim
Dia menilai, peretasan situsnya adalah bentuk perlawanan dari pelaku kejahatan.
Rekomendasi