Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggelar sosialisasi dana desa ke tiga pulau di Indonesia yakni, Sulawesi, Jawa dan Sumatera.
Acara yang bertajuk Jelajah Desa Nusantara (JDN) 2016 ini diawali ke pulau Sulawesi dengan mengunjungi beberapa daerah di antaranya Kabupaten Barru, Polewali Mandar, Toli-Toli, Palu, Donggala dan Gorontalo.
Kabupaten Barru merupakan kabupaten yang pertama disinggahi sekaligus melepas keberangkatan JDN 2016 di pulau Sulawesi. Pelepasan dipimpin Kepala Badan Penelitian Pelatihan dan Informasi Kemendes PDTT, HM Nurdin dan Bupati Barru, Andi Idris Syukur.
"Melalui jelajah desa ini, kita mengawasi, mendampingi dan mengadvokasi desa. Terutama dalam pelaksanaan program dana desa," kata Nurdin, di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Rabu (27/4).
JDN di Kabupaten Barru ©2016 Merdeka.com/Desi Aditia Ningrum
Untuk diketahui, sebagai dari program utama pemerintah, Kemendes PDTT akan mensosialisasikan Dana Desa (DD) bagi masyarakat desa melalui program bertajuk JDN 2016 itu.
Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT Anwar Sanusi mengatakan, Tim JDN akan berkeliling ke sejumlah desa di tiga pulau tersebut secara simultan. Rute pertama akan dimulai di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan pada 27 April.
Empat provinsi dan 13 kabupaten akan dikunjungi Tim JDN. Daerah yang akan dikunjungi adalah Makassar, Polewali Mandar, Donggala, Toli-toli, dan Gorontalo Utara. Pulau Ponelo di Gorontalo Utara akan menjadi garis akhir rute pertama ini.
Untuk rute kedua, Tim JDN akan melalui tiga provinsi dan 25 kabupaten di Pulau Jawa pada 9 Mei. Rute yang ditempuh dimulai dari Jakarta dan akan melalui diantaranya desa-desa di Cirebon, Magelang, Trenggalek, dan berakhir di Situbondo.
Sementara Pulau Sumatera akan menjadi rute ketiga yang akan dimulai pada 18 Mei. Tim JDN akan melalui enam provinsi dan 16 kabupaten melalui jalur lintas timur. Lokasi yang akan dikunjungi diantaranya adalah Ogan Komering Ilir, Muaro Jambi, Rokan Hulu, Kampar, dan Samosir.
"Total kami akan menempuh 4.842 kilometer. Melalui JDN ini, kami ingin mengajak seluruh elemen di desa untuk mengawasi penyaluran dan penggunaan dana desa. Dana desa harus digunakan secara tepat untuk pembangunan desanya masing-masing," kata Anwar.
Selain sosialisasi, Tim JDN juga akan mengevaluasi penggunaan DD pada 2015 lalu. Kegiatan JDN juga akan diisi dengan aksi nyata membangun infrastruktur desa. Untuk mewujudkan aksi nyata Desa Membangun Indonesia, Kemendesa PDTT akan menggandeng mitra kerja BUMN, diantaranya adalah BNI, BTN, dan Pegadaian.
Sebagai hiburan masyarakat, Tim JDN juga akan menggelar layar tancep yang dapat disaksikan seluruh warga desa. Program JDN ini diproyeksikan akan menjadi program tahunan dari Kemendesa PDTT. Seluruh kegiatan tersebut akan mengedepankan prinsip Government, Movement, and Culture.
DD 2016 dialokasikan sebesar Rp 46,9 triliun dari APBN. Jumlah tersebut akan disalurkan ke 74.754 desa dalam dua tahap. Tahap pertama disalurkan oleh Kementerian Keuangan sebesar 60% sejak akhir Maret lalu. Sementara tahap kedua disalurkan sebesar 40% pada bulan Agustus mendatang. Prioritas penggunaan DD telah ditetapkan oleh Kemendesa PDTT melalui Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 21/ 2015, yakni untuk pembangunan infrastruktur desa dan pemberdayaan masyarakat desa.