Jadi wilayah pertama JDN 2016, Kabupaten Barru terima Rp 27 miliar

Mendapat dana dari pusat tahap awal sekitar Rp 27 miliar. Anggaran terendah diterima sekitar Rp 1,7 mliliar.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Jadi wilayah pertama JDN 2016, Kabupaten Barru terima Rp 27 miliar
JDN 2016 di Kabupaten Barru. ©2016 Merdeka.com/Desi Aditia Ningrum

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) menggelar sosialisasi dana desa ke tiga pulau di Indonesia yakni, Sulawesi, Jawa dan Sumatera.

Acara bertajuk Jelajah Desa Nusantara (JDN) 2016 ini diawali ke Pulau Sulawesi dengan mengunjungi beberapa daerah di antaranya Barru, Polewali Mandar, Toli-Toli, Palu, Donggala dan Gorontalo.

Kabupaten Barru merupakan kabupaten yang pertama disinggahi sekaligus melepas keberangkatan JDN 2016 di Pulau Sulawesi. Selain Bupati Barru, Andi Idris Syukur pelepasan juga dilakukan oleh Kepala Badan Penelitian Pelatihan dan Informasi (BPPI) HM Nurdin.

JDN di Kabupaten Barru ©2016 Merdeka.com/Desi Aditia Ningrum

Dalam sambutannya, Andi mengungkapkan kebahagiaannya Barru dipilih sebagai salah satu daerah yang dikunjungi dalam JDN ini. "Menurut kami mestinya Jelajah Desa Nusantara keinginan berangkat dari Gorontalo dan finish di Kabupaten Barru," kata Andi, di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Rabu (27/4).

Andi memaparkan, untuk tahun 2016 Kabupaten Barru telah mengalokasikan dana pada APBD. Dengan rincian, alokasi dana desa sebesar 10 persen, Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp 53 miliar dari 40 desa yang ada.

"Mendapat dana dari pusat tahap awal sekitar Rp 27 miliar. Anggaran terendah diterima sekitar Rp 1,7 mliliar," sebutnya.

Untuk diketahui, sebagai bagian dari program utama pemerintah, Kemendesa PDTT akan mensosialisasikan Dana Desa (DD) bagi masyarakat desa melalui program JDN 2016.

"Jelajah Desa Nusantara (JDN) akan berkeliling ke tiga pulau di Indonesia, yaitu Pulau Sulawesi, Jawa, dan Sumatera. Kami akan mendatangi sejumlah desa yang kami lewati dan singgah untuk berdialog dengan masyarakat tentang Dana Desa,” ujar Menteri Desa PDTT Marwan Jafar, di Jakarta, Selasa (26/04).

Marwan menambahkan, lokasi tersebut dipilih dengan pertimbangan 73% DD disalurkan di tiga pulau tersebut. Pulau Jawa dan Bali dengan total 23.118 desa mendapatkan alokasi sebesar 32%, Pulau Sumatera dengan 22.982 desa mendapatkan alokasi 30%, dan Pulau Sulawesi dengan 8.679 desa mendapatkan alokasi sebesar 11,4%.

Selain sosialisasi, Tim JDN juga akan mengevaluasi penggunaan DD pada 2015 lalu. Kegiatan JDN juga akan diisi dengan aksi nyata membangun infrastruktur desa. Untuk mewujudkan aksi nyata Desa Membangun Indonesia, Kemendesa PDTT akan menggandeng mitra kerja BUMN, diantaranya adalah BNI, BTN, dan Pegadaian.

Sebagai hiburan masyarakat, Tim JDN juga akan menggelar layar tancep yang dapat disaksikan seluruh warga desa. Program JDN ini diproyeksikan akan menjadi program tahunan dari Kemendesa PDTT. Seluruh kegiatan tersebut akan mengedepankan prinsip Government, Movement, and Culture.

Untuk anggaran DD di tahun 2016 sendiri telah dialokasikan sebesar Rp 46,9 triliun dari APBN. Jumlah tersebut akan disalurkan ke 74.754 desa dalam dua tahap. Tahap pertama disalurkan oleh Kementerian Keuangan sebesar 60% sejak akhir Maret lalu.

Sementara tahap kedua disalurkan sebesar 40% pada bulan Agustus mendatang. Prioritas penggunaan DD telah ditetapkan oleh Kemendesa PDTT melalui Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 21/ 2015, yakni untuk pembangunan infrastruktur desa dan pemberdayaan masyarakat desa.

Rekomendasi