Polda Papua menjamin wilayah Tolikara tak akan terjadi kerusuhan atau bentrokan terulang kembali pada Idul Fitri 2016 nanti. Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw pun berjanji memberikan keamanan bagi umat muslim yang ingin menjalankan ibadah Salat Id saat Idul Fitri."Ya sampai sekarang mudah-mudahan kita jamin ada keamanan yang baik," kata Paulus di Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (25/4).Pihaknya pun melakukan langkah strategis khusus agar bentrokan di Tolikara tak terulang kembali. Mereka akan melakukan pendekatan dan cipta kondisi ke masyarakat.Paulus tak menampik di Tolikara kerapkali terjadi bentrokan dan kerusuhan. Namun polisi sudah memberikan hukuman 2 bulan kurungan penjara terhadap provokator terjadinya bentrokan Salat Id di Tolikara pada tahun 2015."Oleh karena itu saya bilang kepada Bapak Kapolri hukum pendekatan yang saya bisa lakukan. Makanya kami tangkap dan tahan 2 orang yang diduga sebagai pelaku yang menyuruh itu. Kemarin sudah diputus, hukum juga pengadilan memutuskan 2 bulan lebih sedikit sesuai masa tahanan mereka," kata dia.Seperti diketahui sebelumnya, aksi penyerangan terhadap warga oleh sekelompok orang di hari pertama Idul Fitri terjadi di Kabupaten Tolikara, Papua pada 17 Juli 2015 lalu. Massa menyerang warga yang sedang beribadah Salat Id.Massa juga melakukan penyerangan rumah ibadah dan membakar beberapa kios di sekitar warga yang akan melaksanakan ibadah Salat Id. Warga pun menyelamatkan diri dan berlindung di Koramil setempat.
Kapolda Papua jamin Tolikara aman tak ada kerusuhan saat Idul Fitri
Paulus tak menampik di Tolikara kerapkali terjadi bentrokan dan kerusuhan.
Rekomendasi