Sulitnya tangkap La Nyalla sampai gandeng Singapura

Padahal La Nyalla sudah terlacak keberadaannya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sulitnya tangkap La Nyalla sampai gandeng Singapura
La Nyalla diperiksa Polda Jatim. ©2015 Merdeka.com/moch andriansyah

Tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla Mattaliti masih terus diburu. Diketahui La Nyalla kabur ke luar negeri.Dia beberapa kali mangkir dari panggilan penyidik. Bahkan, dia juga absen dari sidang praperadilan penetapan tersangka terhadapnya.La Nyalla sampai saat ini belum juga dijemput paksa. Padahal, La Nyalla sudah kabarnya ada di Singapura."Memang benar, belum lama ini tersangka terlacak dari transaksi kartu kredit yang digunakannya. Saat itu melakukan transaksi di Singapura," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Romy Arizyanto, Selasa lalu.

Oleh karena itu, untuk memuluskan penangkapan terhadap Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Indonesia itu, pihak imigrasi Indonesia menggandeng imigrasi Singapura."Kami sudah kerja sama dengan Kejaksaan Agung dan koordinasi dengan atase imigrasi di Singapura," ujar Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Ronny Franky Sompie di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, kemarin.Hanya saja, Ronny enggan membeberkan kerja sama itu secara rinci, karena merupakan bagian dari upaya memulangkan La Nyalla.Menurut Ronny, pihaknya akan membantu aparat penyidik termasuk melakukan upaya jemput paksa, buat segera memulangkan La Nyalla."Kami berupaya, mudah-mudahan segera bisa dilaksanakan. Perlu kerja sama tetapi tetap penyidik yang nanti melakukan upaya paksa," ujar Ronny.Ronny menampik kaburnya La Nyalla lantaran surat permintaan pencegahan ke luar negeri diterima Kementerian Hukum dan HAM, pada 18 Maret lalu sudah bocor.La Nyalla diketahui terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia, melalui Bandara Soekarno-Hatta sehari sebelum dicegah. Dia kemudian menyeberang ke Singapura dari Kuala Lumpur pada 29 Maret."Tidak ada kebocoran yang ada secara faktual bahwa permintaan cegah kami terima satu hari setelah LN (La Nyalla) ke luar negeri," tutup Ronny.

Rekomendasi