Mayat dalam lemari penginapan Pipit ternyata ibu beranak empat

Terungkapnya identitas korban setelah pihak keluarga mendatangi kamar mayat RSMH Palembang.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Mayat dalam lemari penginapan Pipit ternyata ibu beranak empat
Ilustrasi Mayat. ©2015 Merdeka.com/Angeline Agustine

Setelah dua hari disimpan di ruang instalasi pemulasaran jenazah Rumah Sakit Muhammad Husin (RSMH) Palembang, identitas mayat wanita yang ditemukan di dalam lemari di penginapan Pipit Jalan Pipit I, Kelurahan 9 Ilir, Ilir Timur II, Palembang, akhirnya terungkap.Korban bernama Arini (39), warga Jalan Ramakasih I, Kelurahan Duku, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang. Korban berstatus janda beranak empat.Terungkapnya identitas korban setelah pihak keluarga mendatangi kamar mayat RSMH Palembang, Rabu (30/3). Setelah petugas membuka laci nomor dua tempat jenazahnya disimpan, keluarga memastikan korban adalah Arini.Tak ayal, keluarga sontak histeris. Anak pertama korban nampak syok menyaksikan ibunya terbujur kaku di dalam lemari pendingin.Tanpa banyak memberikan keterangan kepada wartawan, keluarga korban langsung meninggalkan lokasi dan melaporkan kasus ini ke SPKT Polresta Palembang. Dikabarkan, sejumlah perwakilan korban saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk kepentingan BAP."Nanti saja ya, saya mau ke Polres dulu, mau lapor di sana," ungkap salah satu
keluarga korban.Diberitakan sebelumnya, pengelola dan penghuni penginapan Pipit di Jalan Pipit I, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang wanita tanpa identitas tergeletak di dalam lemari salah satu kamar dengan leher tergantung seutas tali. Kuat dugaan, kematian korban akibat dibunuh.Korban pertama kali ditemukan pegawai penginapan, Helda, Senin (28/3) pukul 11.30 WIB. Dia awalnya menaruh curiga dengan suara gaduh sehingga berusaha mengetuk pintu kamar.Tak ada jawaban, Helda mengintip dari balik jendela dan menemukan korban sudah tewas dalam lemari tak berpintu.Saat ditemukan, korban mengenakan baju garis-garis hitam putih dan celana panjang hitam. Di tubuh korban terlihat bercak darah yang masih basah. Nampak juga ceceran darah di sprei dan bantal kamar.Dari dalam kamar, petugas menemukan beberapa helai pakaian ganti milik korban dan beberapa lembar uang pecahan Rp 50 ribu serta sebuah botol air mineral. Jasad korban dibawa ke kamar mayat RSMH Palembang untuk diautopsi.Sebelum ditemukan tewas, korban check in bersama teman prianya berinisial AM, Senin (28/3) pukul 08.00 WIB. Namun, AM lebih dulu check out dengan buru-buru satu jam sebelum korban ditemukan.

Rekomendasi