Fakta-fakta ayah Marshanda hidup sengsara jadi pengemis

Irwan tak pernah mau diajak pulang ke rumah orangtuanya di Buncit.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Fakta-fakta ayah Marshanda hidup sengsara jadi pengemis
Ayah angkat Marshanda ditangkap Dinsos Jakarta. ©2016 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Awal pekan ini, publik kembali dihebohkan dengan kabar dari artis Marshanda. Bukan karena putus dengan kekasihnya Egi John, namun ayah Marshanda, Irwan Yusuf, ditangkap petugas Suku Dinas Jakarta Selatan. Loh kok bisa?Irwan ditangkap saat petugas melakukan operasi penertiban pengemis di kawasan Jl Bangka, Jakarta Selatan. Saat diamankan, kondisi Yusuf yang mengenakan kaos hijau lusuh, sangat memprihatinkan."Ditemukannya saat sedang mengemis. Saat ini sudah dibawa ke PSBI," kata Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Mursidin.Dia kusam dan bau karena sudah beberapa hari tidak mandi. Setelah diamankan, bahkan petugas sempat lebih dulu memandikannya sebelum dibawa ke Panti Bina Insani II Cipayung, Jakarta Timur.Senin pagi kemarin, Marshanda sempat mengunjungi ayahnya. Dia mengaku tak malu dengan kondisi ayahnya kini, karena selama ini dia memang mencari keberadaan sang ayah yang lama menghilang setelah bercerai dengan ibunda."Ada orang yang WA 'sabar ya Cha' tapi buat aku sabar buat apa? Karena ini bukan sesuatu yang memalukan buat aku. Di mana pun juga papa tetap papaku, aku sayang sama papa. Aku menerima dia apa adanya, dan orang-orang terdekat aku tahu itu," kata Marshanda usai menemui ayahnya.Selama dua tahun terakhir, dia mengaku ingin mencari sang ayah, hingga mendapat kabar telah diamankan petugas suku dinas sosial."Jadi buat aku ini malah good news ya bisa ketemu papa lagi dan memang dari dulu setiap kali aku ketemu papa, keadaan ekonomi papa itu sangat minim banget. Selalu dalam keadaan seperti itu," ucapnya lirih.Kabar ini mengejutkan banyak pihak dan seolah tak percaya. Apalagi bila berkaca pada kehidupan Marshanda yang glamour sebagai seorang artis.Berikut ini fakta penangkapan ayah Marshanda berjuang hidup jadi pengemis:

Irwan ditangkap petugas sudinsos pada Kamis pekan lalu. Kepada petugas, Irwan mengaku jika dirinya sudah tiga bulan jadi gelandangan dan mengemis di jalanan.Dia luntang lantung di jalanan setelah usaha bengkelnya bangkrut. Dia menjadi tak berpenghasilan sama sekali dan keluarga meninggalkannya."Usahanya bangkrut, usahanya banyak, terakhir punya pertanian cabai dan bengkel, makanya jadi kaya gini sekarang," beber Abib, sahabat Irwan.

merdeka.com coba mendatangi lokasi penangkapan Irwan. Di sana, sejumlah warga membenarkan Irwan memang ayah Marshanda. Namun, sejak dua tahun lalu hidupnya luntang-lantung.Warga sekitar sering melihatnya berpindah-pindah hunian. Mulai dari kontrakan yang layak hingga pernah pula tidur di emperan rumah warga."Dia tidur di mana aja. Di kursi gini atau di teras rumah warga," ucap warga Bangka RT 14/ RW3 yang enggan disebutkan namanya, Jakarta, Senin (28/3).Banyak warga yang kasihan setiap melihat Irwan. Dia benar-benar tak terurus. Mereka mengaku tak tahu di mana rumah Irwan sebenarnya."Sama warga juga enggak pernah ada yang ngusir. Kadang suka dibikinin minum sama yang punya rumah," ungkapnya.Bila siang hari, Irwan juga berpindah-pindah tempat beristirahat. Beberapa kali dia terlihat nongkrong di kuburan kober Bangka IX tepatnya di bale-bale kuburan sambil merokok atau minum kopi menghabiskan waktu. Sesekali dia juga duduk di sekitaran Masjid Al Ihsan atau depan minimarket Alfamart.Kalau matahari mulai tenggelam, Irwan kadang memilih tidur di bajaj yang terparkir di depan kober atau di rumah kosong samping salah satu gang Bangka IX dekat pabrik tahu.

Sebelum Irwan diamankan oleh Sudin Jaksel, dia masih bertemu dan sempat menyuruh sahabatnya itu pulang ke rumahnya di Buncit Indah."Sorenya masih ketemu dan sempat salaman juga. Waktu itu saya bilang, 'Wan, pulang gih dah, berobat sono.' Dia bilang, 'Iyah bib iyah bib,'. Nah malemnya saya dengar katanya Irwan ketangkep sama Sudin Jaksel," cerita Abib sesaat sebelum Irwan ditangkap.Abib mengaku lega saat Irwan diamankan Sudin Jakarta Selatan. Hal ini karena Irwan kerap kali enggan pulang ke keluarganya dan lebih suka tinggal lontang-lantung di sekitaran Bangka."Saya sih bersyukur dia ditangkep gitu, biar keluarganya ngurusin deh tuh. Habis emang dianya juga sih yang enggak mau pulang ke keluarganya," tutur Abib.Sebelumnya, pernah ada dua orang memakai motor datang menghampiri Irwan. Kedatangan dua orang itu untuk mengajak Irwan kembali ke rumah keluarganya. Namun Irwan menolak untuk diajak pulang, lantaran ia lebih nyaman tinggal bersama warga Bangka IX."Sempet tuh ada dua orang pakai motor ngajak Irwan pulang. Cuma dia enggak mau, dia lebih nyaman tinggal di sini," ungkap Abib.Tak hanya itu, Abib juga mengatakan, Irwan sempat dijemput oleh ayahnya untuk diajak pulang. Namun, lagi-lagi Irwan menolak diajak pulang ke rumah ayahnya di Buncit Indah.

Abib, sahabat Irwan, mengatakan, sebelum ditangkap, ayah Marshanda memang kusam. Dia sudah mengingatkan untuk mandi dan mengganti baju Irwan, karena sudah tercium bau sangat menyengat. Belum lagi luka di kakinya membuat kondisinya semakin memprihatinkan."Berobat sana, enggak enak sama warga. Nanti elu dijauhin sama warga kan enggak enak juga. Tapi Irwan yang betah di sini. Semua warga kenal dia di sini," kata Abib, Jakarta, Senin (28/3).Ditambahkannya, tiga bulan lalu Irwan sempat menghilang. Kabar yang didapat Abib, Irwan dirawat di rumah sakit karena sakit di matanya."Pernah ngilang sebulan, dia masuk rumah sakit. Dua tiga bulan ke sini deh dia balik lagi ke sini," ungkapnya.Dia mengaku sudah lama kenal dengan Irwan. Selama mereka berteman, Abib tak merasa Irwan sebagai pengemis."Irwan enggak pernah gitu. Kalau makan di warung dia bayar kok. Kalau dia minta uang ke saya itu wajar, saya kan temannya. Dulu waktu saya masih susah dia juga bantu saya," tambahnya.Pria yang bernama asli Samsuri ini menyebut selama ini, memang Irwan suka berpindah-pindah tempat tinggal."Dia memang sering pindah-pindah kontrakan. Dia tidur di rumah kosong juga enggak lama, enggak sampai berbulan-bulan juga. Kalau bajunya lusuh ya memang dia orangnya gitu dari dulu," pungkasnya.

Rekomendasi