Buru Santoso, tak bijak bandingkan kekuatan TNI-Polri

Kekuatan polisi tak bisa disepelekan dan dianggap berada di bawah TNI.

Dieqy Hasbi Widhana
Oleh Dieqy Hasbi Widhana - Reporter
Buru Santoso, tak bijak bandingkan kekuatan TNI-Polri
Kostrad. garu999.wordpress.com

‎Wakil Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid meminta menilai, sebaiknya tidak membandingkan kekuatan TNI dan Polisi dalam konteks perburuan terduga teroris kelompok Santoso. Keduanya harus saling melengkapi.

"Kita enggak bisa banding-bandingin. Semua pasti punya keahlian sendiri-sendiri. Terlatih dengan keahlian yang berbeda," kata Me‎utya saat dihubungi merdeka.com, Senin (23

Kekuatan polisi tak bisa disepelekan dan dianggap berada di bawah TNI. Dia mencontohkan operasi memburu pasukan GAM yang dinilainya cukup berhasil. Itu tak lepas dari kerja sama kuat antara TNI-Polri.

"Kalau di Aceh itu kan pernah operasinya bersama-sama. Polisi melakukan penyisiran gerakan separatis. Kemudian TNI juga. Bekerja bersama-sama. Tak bisa mengatakan TNI atau Polri lebih baik untuk medan tertentu," tuturnya.

Meski demikian, politikus Golkar ini menambahkan, semua tergantung instruksi pemerintah. Tak masalah jika pemerintah menginginkan TNI berada di garda terdepan.

"‎Kalau memang presiden memerintahkan segera ya silakan. Prinsipnya kita yakin sama polisi kita mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa," ucapnya.

Rekomendasi