Ini kronologis tewasnya pelajar hingga berbuntut kerusuhan di Sorong

Satu orang ditetapkan sebagai tersangka dari peristiwa itu.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ini kronologis tewasnya pelajar hingga berbuntut kerusuhan di Sorong
Ilustrasi Pembunuhan. ©2015 Merdeka.com

Herman Semunya, pelajar asal Sorong tewas secara tragis dengan ditusuk oleh orang tak dikenal pada Rabu (3/2) lalu. Sebelum tewas, korban kala itu hendak pulang usai melakukan kegiatan bersama temannya."Bahwa pada saat itu, korban ini mungkin ada kegiatan dan pulang jam empat pagi," kata Kapolres Kota Sorong AKBP, Karimudin Ritonga saat dihubungi merdeka.com, Jumat (5/2).Tapi tak disangka, dalam perjalanannya ada sekelompok orang yang diduga lima orang melakukan pemalakan terhadap korban. Kemudian HP korban diambil oleh para pelaku. "Ada sekelompok sekitar lima orang lagi duduk-duduk. Lalu dilakukan pemalakan terhadap korban. Kemudian diambil HP korban," jelas Karimudin.Menurut Karimudin setelah HP-nya diambil, korban kembali ke temannya. Dia minta bantuan kepada temannya agar HP itu bisa diambil dari tangan pelaku. Dan ketika di TKP, ada percekcokan antara para pelaku dengan korban dan temannya."Sehingga korban ditusuk. Setelah itu dibawa ke RS dan meninggal jam tujuh pagi waktu setempat," tuturnya. Pascakejadian penusukkan itu, kata Karimudin, malamnya warga kompleks tempat tinggal Herman melakukan pembakaran ban. Aksi itu diduga luapan kekesalan atas pembunuhan terhadap korban."Kemudian pihak kami datang untuk mengimbau warga tidak melakukan aksi. Kami saat itu membawa water canon buat jaga-jaga. Namun mereka melempari kita. Akhirnya tindakan kami menembakan gas air mata. Beberapa lama kemudian selesai dan warga bubar," ungkap Karimudin.Keesokan harinya, lanjut Karimudin, dari rumah sakit warga dan pihak keluarga mengarak mayat Herman ke kantor wali kota. Mayat diarak dengan menggunakan mobil."Pada saat arak-arakan ada pelemparan, ada yang membawa senjata kami amankan. Setelah dapat arahan wali kota ada satu permintaan dari mereka untuk melepaskan temannya," katanya.Kemudian, Karimudin melepaskan warga yang diamankan tersebut dengan syarat jangan ada yang anarkis.Polisi telah menetapkan satu orang tersangka tewasnya Herman Semunya. Kapolres Kota Sorong AKBP, Karimudin Ritonga mengatakan pihaknya berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku penusukkan Herman."Baru diamankan dua orang. Satu sudah kami tetapkan sebagai tersangka inisial S. Namun satu orang masih dalam pemeriksaan," kata Karimudin.

Rekomendasi