Pemilik Soto Marzuki mengaku tak tahu ada daging babi di hidangannya

Marzuki hanya berharap bisa kembali berjualan.

Kresna
Oleh Kresna - Reporter
Pemilik Soto Marzuki mengaku tak tahu ada daging babi di hidangannya
Soto. ©istimewa

Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyatakan warung Soto Marzuki menjual hidangan campuran daging sapi dan babi. Meski demikian, Marzuki sang pemilik warung mengaku tidak tahu jika ada daging babi dalam kuliner dijajakan.Marzuki mengatakan, selama ini dia menggunakan daging sapi dibelinya di salah satu pasar tradisional di Yogyakarta. Dia pun sudah lama berlangganan dan tidak pernah ada masalah."Saya tidak mencampuri. Saya beli dagingnya di Beringharjo. Saya juga sudah percaya dengan yang berjualan daging," kata Marzuki saat ditemui wartawan di rumahnya, Jumat (22/1).Marzuki mengaku sudah selama delapan tahun berlangganan daging sapi di penjual yang sama. Karena itu dia pun tidak tahu jika ada campuran daging babi."Saya enggak tahu. Selama ini sudah langganan di sana dan saya percaya tidak ada campuran," ujar Marzuki.Akibat temuan itu, Marzuki berhenti berjualan sementara sejak 19 Januari lalu. Menurutnya, selama ini dia membeli daging seharga Rp 70ribu per kilogram."Daging kelas tiga yang saya beli. Kalau yang kelas satu lebih mahal," ucap Marzuki.Marzuki berharap dia bisa melanjutkan bisnis kecilnya itu. Sebab hanya itu yang bisa dilakukannya buat menghidupi keluarganya."Harapannya bisa jualan seperti semula. Ini penghasilan satu-satunya," tutup Marzuki.

Rekomendasi