Teten soal Johan Budi: Yang naksir pak Presiden langsung

"Pak Presiden perintahkan saya untuk komunikasi dengan Pak Johan Budi untuk kemungkinan bisa bantu presiden."

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Teten soal Johan Budi: Yang naksir pak Presiden langsung
Teten Masduki. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Presiden Joko Widodo menunjuk mantan Pimpinan KPK Johan Budi SP sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi atau juru bicara. Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki mengatakan, Jokowi sendiri yang awalnya naksir dan meminta Johan Budi membantunya di Istana."Ini memang tadi seperti disampaikan Pak Johan Budi, Pak Presiden perintahkan saya untuk komunikasi dengan Pak Johan Budi untuk kemungkinan bisa bantu presiden. Yang naksir Pak Presiden langsung," kata Teten di Istana, Jakarta, Selasa (12/1).Mengetahui Presiden suka dengan rekam jejak dan kinerja Johan Budi, Teten pun langsung mendiskusikannya. Setelah Johan Budi menerima tawaran Presiden untuk diangkat menjadi staf khusus, Teten pun melaporkannya ke Jokowi."Ini adalah Ratas pertama yang akan diikuti oleh Pak Johan Budi. Tadi kan disampaikan bahwa beliau senang pada orang-orang baik, banyak orang baik. Nah ini baik harus diterjemahkan, kami tahu profesional beliau di KPK kami yakin Pak Johan Budi mampu mengkomunikasikan program-program pemerintah, presiden ke masyarakat dan saya kira itu penting. Memberi info yang benar kepada masyarakat saya kira ini perlu," jelas Teten.Seperti diketahui, Johan Budi sebelumnya diangkat Presiden Jokowi sebagai Plt Pimpinan KPK. Setelah masa jabatannya habis, Johan Budi ikut mendaftar calon pimpinan KPK, tetapi gagal.Mulai hari ini Selasa (12/1), Johan Budi sudah aktif bekerja sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi atau juru bicara. Jokowi mengatakan rasa senangnya karena kesediaan Johan Budi bergabung dan membantu di pemerintahan."Saya senang semakin banyak orang-orang baik di lingkungan Istana yang membantu saya," kata Jokowi.

Rekomendasi