Fasilitas Gembok Cinta yang berada di Jalan Veteran Kota Malang, banyak dikunjungi masyarakat. Sudah puluhan gembok tertempel di tempat tersebut, sebagai wujud kesetiaan hubungan.Wali Kota Malang Mochammad Anton menilai para muda-mudi salah dalam memahami maksud dari fasilitas tersebut. Papan tersebut bukan untuk fasilitas Gembok Cinta atau Taman Cinta, tetapi sebagai perwujudan cinta pada Malang."Saya juga kaget, katanya itu ada Taman Cinta, setelah saya sidak ke sana, ini bukan Taman Cinta. I Love Malang itu bagian dari masyarakat Malang mencintai Kota Malang," kata Moch Anton saat melakukan sidak di Pasar Oro-Oro Dowo, Kota Malang, Rabu (6/1).Fasilitas tersebut, kata Anton, sebagai sarana bagaimana masyarakat yang sudah dibuatkan taman, semakin cinta dengan Kota Malang. Kalau mencintai berarti tidak merusak lingkungan."Maksud kita arahnya ke sana, bukan Taman Cinta," tegasnya.Lewat fasilitas tersebut Anton ingin masyarakat menghargai apa yang sudah dilakukan. Masyarakat harus mencintai Kota Malang dengan cintai lingkungan."Kenapa (gembok cinta) saya letakkan di taman, karena kalau mencintai Malang berarti mencintai lingkungan dan taman," katanya.Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang memasang frame Ngalam I'm in Love di Taman Veteran Kota Malang. Setiap pasangan dapat menggembok cintanya dan mengucap janji setia agar tetap abadi bersama selamanya.â¬Sebuah frame warna putih dengan tulisan logo cinta (waru) di tengah menjadi tempat untuk memasang gembok. Kotak tersebut dikelilingi tulisan Ngalam I'm in Love warna pink yang menyala.â¬âªSejak dipasang di Taman Jalan Veteran Kota Malang, Rabu (30/12) frame tersebut menjadi tempat berselfie para pengunjung. Berdasarkan pantauan di lokasinya sudah 10 gembok terpasang. Gembok Cinta seperti ini mirip di jembatan Pont Des Invalides di atas Sungai Seine Paris.Tidak hanya itu, Anton juga memasang tempat duduk di beberapa taman. Tempat tersebut sama sekali bukan untuk menyediakan orang berbuat amoral."Pola pikir masyarakat harus diubah. Kalau namanya Taman Cinta pasti saya melarang. Tidak boleh itu, saya tidak boleh," katanya.Akibat fasilitas Gembok Cinta yang terpasang, MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kota Malang mengaku mendapat pengaduan. Mereka keberatan dengan fasilitas tersebut, yang bisa salah digunakan.
Wali kota Malang sebut muda mudi salah mengartikan Gembok Cinta
Wali kota Malang beralasan Gembok Cinta merupakan wujud kecintaan warga terhadap Kota Malang.
Rekomendasi