Libur panjang, jasa Porter di stasiun Gambir tak laku

Para Porter mengaku lebih meraup untung saat libur Lebaran.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Libur panjang, jasa Porter di stasiun Gambir tak laku
Rohim porter di stasiun gambir. ©2016 Merdeka.com/Yunita

Sejumlah orang biasanya panen rezeki saat libur Natal dan tahun baru. Sebab, tempat wisata dan transportasi publik biasanya ramai dipadati pengunjung sehingga tak jarang orang yang memanfaatkan momen itu untuk mencari peruntungan.Namun momen libur panjang yang terjadi tak membawa dampak yang signifikan bari para jasa porter di kawasan stasiun Gambir, Jakarta. Rohim, salah seorang porter di Stasiun Gambir mengeluh meski musim liburan, tapi pendapatnya tak naik."Justru kalau penumpang (wisatawan) musiman mereka malah angkut barang mereka sendiri, enggak pakai jasa porter," jelas Rohim saat ditemui di Stasiun Gambir, Minggu (3/1).Menurutnya, alasan penumpang kereta api tidak memakai jasa porter karena mereka datang atau pulang beramai ramai sehingga meskipun barang yang dibawa cukup banyak bisa dibagi-bagi dengan anggota keluarga atau teman lainnya.Seperti Hamidani, Bapak yang hendak berangkat ke Solo untuk liburan mengaku tidak memakai jasa porter karena menurutnya tidak perlu. Alasan lain ongkos untuk porter berkisar Rp 15.000 sampai Rp 25.000 bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain."Sayang juga soalnya, saya masih bisa bawa sendiri. Lagian uangnya bisa untuk beli yang lain," ujar Hamidani.Rohim yang sudah 6 tahun menjadi porter di stasiun Gambir mengatakan untuk tarif pelayanan angkut barang tersebut tidak memiliki dasar tarif meski saat ini sedang musim liburan."Enggak ada pasang tarif, semuanya terserah penumpang saja," sambungnya.Dia pun melihat jumlah penumpang pada musim libur Natal dan tahun baru sekarang ini sama saja dengan tahun sebelumnya, tidak ada lonjakan permintaan jasanya."Ya kondisinya begini saja dari kemarin, kan kalau tiket habis yasudah enggak ada tambahan lagi," pungkasnya.Meski begitu tetap ada perbedaan yang dirasakan seperti pagi tadi Rohim mulai bekerja Pukul 08.00 WIB sudah mengangkut barang dari 3 penumpang. Jika hari biasa, dia mengatakan dalam satu hari penuh hanya mengangkut barang milik 5 penumpang. Rohim menuturkan, jasa porter ramai pada saat musim Lebaran."Kalau Lebaran baru ramai, kalau liburan kayak gini ya biasa aja, gak ada panen-panen," pungkasnya.

Rekomendasi