Presiden Joko Widodo sudah mengetahui pencopotan RJ Lino sebagai Direktur Utama PT Pelindo II. Namun, belum diketahui bagaimana ekspresi Jokowi saat mengetahui RJ Lino diberhentikan dari posisinya."Bahwa Presiden tahu, iya, bahwa Seskab tahu iya, jelas toh," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana, Jakarta, Rabu (23/12)Lebih jauh, Pramono enggan menanggapi soal pencopotan RJ Lino. "Biar Meneg BUMN yang menyampaikan," ucapnya.Menurut Pramono, saat ini pemerintahan Presiden Jokowi mengedepankan tata krama. Bila ada persoalan atau isu terkini pada suatu kementerian, menteri terkait yang akan menjelaskan."Kita mempunyai tata krama, dan tata krama itu sudah kita bangun dan biar menteri terkait yang akan menyampaikan," jelasnya.Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino sebagai tersangka kasus pengadaan crane. Penetapan itu dilakukan setelah KPK menemukan dua alat bukti untuk menjeratnya."Dalam pengembangan penyidikan Tindak Pidana Korupsi terkait Quay Container Crane di Pelindo II tahun 2010, KPK menemukan alat bukti yang cukup untuk menetapkan RJL sebagai tersangka," ujar Plh Kabiro Humas, Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (18/12).
Jokowi sudah dengar RJ Lino dicopot dari Dirut Pelindo II
Soal pemecatan Lino, lanjut Pram, akan dijelaskan Menteri Rini.
Rekomendasi