Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-29 yang digelar di Gelanggang Olah Raga Remaja (GOR) di Pekanbaru, Riau ricuh. Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan memberi batas akhir kongres HMI harus selesai malam ini."Kita akan tinjau ulang (kongres), termasuk memastikan terkait penyelesaian cepat kongres. Jika malam ini tak selesai, rekomendasikan ditutup saja, saya mintanya begitu," kata Dolly kepada wartawan, Jumat (4/12).Dia mengimbau kepada semua pihak yang berkepentingan, termasuk pemerintah daerah untuk memberikan batas akhir kongres HMI yang selama ini berjalan molor."Fasilitas itu milik publik lho, milik masyarakat semua. Saya imbau kepada pemerintah daerah, harus ada batasan waktu, kapan itu (GOR) digunakan mereka (HMI), termasuk fasilitasnya," ujar Dolly Bambang Dolly menyebutkan, aksi anarkis para peserta kongres HMI yang selalu dilakukan dalam setiap rapat menjadi pertimbangan untuk segera 'mengusir' mereka dari Riau. Hal itu dilakukan mengingat akan diselenggarakannya Pemilihan Umum Kepala Daerah serentak pada 9 Desember 2015."Insya Allah akan dirapatkan siang ini, kita dukung supaya kongres secepatnya diselesaikan, karena kita (polisi) masih banyak agenda lagi," kata Dolly.Dolly menambahkan, tugas polisi bukan hanya untuk menjaga keamanan peserta kongres. Selain Pilkada serentak, keamanan negara juga menjadi tugas polisi."Ini akan menyita perhatian. Belum lagi menjaga keamanan lainnya. Jelas kejadian (ricuh kongres) itu sudah mengganggu kenyamanan dan pikiran masyarakat," tegas Dolly.
Jika kongres HMI tak selesai malam ini, polisi akan 'usir' peserta
Polisi tak mau lagi dengar adanya kericuhan di kongres HMI.
Rekomendasi