Demonstrasi warga menolak eksekusi rumah di kompleks rumah dinas TNI, Jalan Buntu Torpedo, Kelurahan Pisang Utara, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar berujung ricuh. Petugas Polrestabes Makassar membuyarkan kerumunan massa dengan cara menyemprotkan air dan menembak gas air mata, Kamis (3/12).Massa yang terdiri dari veteran TNI, purnawirawan, warakawuri dan putra putrinya sempat kocar kacir. Namun, saat gas air mata hilang tersapu angin, para demonstran kembali melakukan penolakan. Bahkan sebagian warga melempar batu ke arah petugas. Namun perlawanan mereka tetap gagal.Surat eksekusi akhirnya dibacakan oleh Ambo Adi, juru sita PN Makassar sekira pukul 11.55 Wita. Seorang putra purnawirawan bernama Herman Tandek yang juga sekretaris Forum Koordinasi Penguni Rumah Negara (FKPRN) Sulsel diamankan polisi.Satu persatu barang milik warga dari dua rumah yang dieksekusi dikeluarkan oleh tim eksekutor. Keluarga veteran tak berdaya menyaksikan proses eksekusi itu.
Eksekusi di kompleks rumah dinas TNI ricuh, gas air mata ditembakkan
Satu orang diamankan petugas.
Advertisement
Rekomendasi