Usut perkelahian maut di Sinjai, polisi tunggu kondisi 3 korban

Polis memastikan kasus itu akan diusut.

Salviah Ika Padmasari
Oleh Salviah Ika Padmasari - Reporter
Usut perkelahian maut di Sinjai, polisi tunggu kondisi 3 korban
Ilustrasi Pembunuhan. ©2015 Merdeka.com

Peristiwa empat saudara saling tikam terjadi Minggu (29/11), sekitar pukul 12.30 WITA, hingga saat ini belum diproses polisi lebih lanjut. Sebab, tiga korban selamat masih kritis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai dan Puskesmas Sinjai Selatan."Tiga orang korban masih kritis di rumah sakit, kasihan kalau kita tanya-tanya dan itu tidak mungkin. Nanti dilihat lagi perkembangannya," kata Kasat Reskrim Polres Sinjai, AKP Rahmat, saat dikonfirmasi, Senin (30/11) malam.Rahmat menyatakan kasus ini masih didalami. Penyelidikannya belum jauh karena luka ketiga korban itu sangat berat.Diketahui, sebelumnya empat bersaudara di Dusun Bontomanai, Desa Polewali, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai terlibat perkelahian berdarah. Rahmat mengatakan, perkelahian dengan saling tikam itu dipicu masalah sambungan listrik.Adapun korban luka kritis di rumah sakit adalah tiga bersaudara. Yaitu Darwis (35) dengan luka terbuka di bagian leher sampai rahang, bagian kepala, lengan, pinggang kiri, dada kiri, telapak tangan dan paha kanan, juga di perut hingga usus terburai.Kemudian Sudiman (29), luka terbuka pada lutut kanan, kaki kiri, bahu kiri dan siku kiri. Lantas Irawati (30), dengan luka terbuka pada bagian kepala. Dia sementara dirawat di Puskesmas Sinjai Selatan. Sementara Darwis dan Sudirman dirawat di RSUD Sinjai.Adapun kakak tertua, Syamsuddin (42), yang mengawali perkelahian dengan menggunakan parang itu terluka di bagian punggung, dan mengembuskan napas terakhir saat tiba di RSUD Sinjai.

Rekomendasi