Kongres molor dari jadwal, diduga ada yang ingin obok-obok HMI

Salah satu calon ketua HMI curiga, ada pihak yang ingin memanfaatkan kekuatan HMI.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Kongres molor dari jadwal, diduga ada yang ingin obok-obok HMI
Kongres HMI ke-29. ©2015 Merdeka.com

Kongres HMI ke-29 yang digelar di Pekanbaru molor dari waktu yang ditentukan. Jika mengacu jadwal awal, seharusnya kongres HMI rampung selesai 26 November 2015. Salah satu kandidat ketua umum PB HMI, Herri Mauliza menuding banyak pihak luar ingin merusak HMI.

"Ada pihak-pihak luar yang ingin merusak Himpunan yang kita cintai ini, makanya kongres kali ini dicoba untuk diobok-obok," ujar Herri Mauliza di Pekanbaru, Minggu (29/11).

Menurut pria yang akrab disapa Ori ini, peserta kongres harus menyadari bahwa kekuatan HMI sebagai organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia jangan sampai dimanfaatkan pihak luar.

"Saya berharap agar kongres kali ini bisa bersih dari pihak luar yang ingin merusak HMI. Himpunan kita ini sangat kuat, kader kita pun sudah banyak yang menjadi petinggi bangsa masak mau diobok-obok oleh pihak luar."

Kandidat Ketua Umum PB HMI yang berasal dari Cabang Banda Aceh ini menuding ada pihak yang sengaja mengulur kongres, dengan tujuan agar lokasi kongres dipindahkan ke daerah lain. Menurutnya, ini bagian dari upaya merusak HMI.

"Kongres harus segera selesai di tanah lancangkuning. Kalau kongres dipindahkan ke Jakata atau tempat lain, ini sudah petanda lampu kuning buat HMI," tegasnya.

Herri mengharapkan partisipasi dan konsentrasi peserta kongres untuk menyelesaikan agenda-agenda sidang dalam waktu cepat dengan tetap memperhatikan kualitas kongres.

"Saya mengajak kepada peserta kongres dari seluruh pegurus Cabang dan Badko agar menyadari kita sedang diganggu oleh pihak luar. Marilah kita bersihkan Kongres HMI 29 Dari pihak-pihak luar yang ingin merusak HMI" ucapnya.

Rekomendasi