Gara-gara selfie ala Syahrini, taman bunga di Yogya rusak parah

Banyak tanaman yang rusak akibat terinjak-injak kaki pengunjung.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Gara-gara selfie ala Syahrini, taman bunga di Yogya rusak parah
Taman Bunga rusak karena selfie. ©2015 Merdeka.com

Ajang selfie atau memotret diri sendiri kini tengah digemari berbagai lapisan masyarakat baik di dalam maupun luar negeri. Tak jarang, untuk mendapatkan angle yang bagus nan indah, seseorang akan melakukan segala cara, bahkan merusak lingkungan sekalipun.Hal itulah yang terjadi di sebuah Taman Bunga Amarylis, Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta.Akun facebook Trie Mastercheese menggunggah kerusakan yang terjadi di taman bunga itu akibat ratusan pengunjung ber-selfie ria. Dalam foto yang diunggah terlihat kondisi sebelum taman dipenuhi pengunjung dimana masih indah ditumbuhi tanaman berwarna oranye. Saking indahnya, pengunjung akan dibuat serasa di Eropa jika berada di tengah-tengah taman bunga tersebut.

Namun, kondisi sebaliknya terjadi usai taman dijadikan tempat selfie ala artis Syahrini oleh para pengunjung. Terlihat banyak tanaman yang rusak akibat terinjak-injak kaki pengunjung.

Sontak saja, hal itu menjadi sasaran amukan netizen.Beginilah ungkapan kekesalan yang ditumpahkan pengunggah foto dalam akun facebook tersebut :SANGAT MENYEDIHKAN!

Sehari sebelumnya, seorang pengguna

FISHBOOK mengunggah foto dirinya tengah

bergaya di sebuah taman bunga amarylis

di Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta.

Foto tersebut sangat mempesona.

Pemandangan indah luar biasa. Bagai di

Eropa, katanya.

Karena penasaran dan tergoda, besoknya

gerombolan ABG dan nyak-nyak pun

ngelurug ke sana.

Selfa-selfi tiada henti. Mereka juga

pingin aplod foto indah....

ABG dan nyak-nyak ini bergaya

membabi-buta. Taman bunga yang indah

mereka injak-injak tanpa ampun!

Lihatlah hasilnya: taman bunga ala Eropa

pun BABAK-BELUR.

Oh Gusti Allah....rupanya baru sebatas

inilah level "mereka" dalam menghargai

ciptaan-Mu.Postingan itu pun langsung mendapat tanggapan beragam dari para netizen. "Harusnya semua yg ngerusak di pidana & denda kayak negara maju lain petik bunga liar ditaman aja kena denda," ungkap akun Marlyn Zhao."Pdhl kan bs foto dr depan g harus ketengah2," ujar akun Henny Wardhana.Sementara itu, akun Djandji Lindar Waskito memaklumi tingkah para pengunjung taman bunga itu dengan menyebutnya orang desa. "Ya maklum, ndeso bin kurang pendidikan," ungkapnya.

Rekomendasi