Pihak Kepolisian bakal mengusut pengunggah foto yang memutarbalikkan fakta mengenai pertemuan antara Presiden Joko Widodo (JK) dengan Suku Anak Dalam di Jambi. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan, inisiatif pengusutan itu tidak datang dari Presiden Jokowi.Namun demikian, JK mengaku mendukung penuh upaya pengusutan yang dilakukan Polri tersebut."Saya kira Pak Jokowi tak ingin mengadukan. Bahwa itu oleh Kepolisian diusut ya perlu supaya mengetahui kebenarannya," kata JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (3/11).Sebelumnya, foto pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Suku Anak Dalam saat menggelar kunjungan ke Jambi membuat geger dunia maya. Banyak netizen yang menuding bahwa foto yang beredar tersebut merupakan rekayasa.Tudingan tersebut berawal dari sebuah forum media sosial, yang menyebutkan Presiden Jokowi telah melakukan pencitraan dengan merekayasa pertemuan dengan suku Anak Dalam tersebut.Persoalan itu ternyata mendapat sorotan dari internal Mabes Polri. Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Charlian mengatakan tidaklah pantas apabila para netizen terlalu menggunjingkan Presiden Jokowi. "Hasil analisis media intel kita, sangat kurang pantas ujaran yang keluar di medsos. Jangan sampai ini jadi kebiasaan," kata Anton di Gedung Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (2/11).Anton menambahkan pihaknya telah melakukan penyelidikan terhadap oknum yang diketahui memutarbalikkan fakta tersebut dan tinggal menunggu hasil laporan penyelidikan."Masih dalam penyelidikan hasil perkembangan akan dilaporkan, belum dapat dari tim perkembangannya sampai mana," terangnya.
JK dukung Polri usut pengunggah foto Jokowi bertemu Suku Anak Dalam
JK menyatakan, inisiatif pengusutan itu tidak datang dari Presiden Jokowi.
Advertisement
Rekomendasi