Sejak insiden Bus Bandros yang menewaskan Andy Setiawan Haryanto (20), bus dua tingkat tersebut menjadi sorotan. Gubernur Jabar Ahmad Heryawan pun berkomentar bahwa keberadaan bus wisata tersebut harus disempurnakan.Aher sapaan akrab Ahmad Heryawan mengatakan, bus Bandros harus disesuaikan dengan kondisi jalanan di Bandung.
"Bandros itu harus disesuaikan dengan kondisi jalan, tinggi Bandros juga harus disesuaikan karena di Bandung banyak pepohonan," kata Aher, Senin (2/11).Penyempurnaan bus Bandros itu beralasan, mengingat jalan di Bandung masih banyak kabel yang berbahaya.
"Sehingga harus dibenahi, agar kejadian memakan korban jiwa seperti kemarin tidak terjadi," jelasnya.Menurut dia, tidak mungkin kondisi kabel yang melintang di jalanan Bandung menyesuaikan dengan bus Bandros, tapi justru sebaliknya.
"Tapi tidak mungkin jika kabel yang menyesuaikan dengan Bandros, yang saya mau agar Bandros tingginya disesuaikan," ujarnya.Evaluasi lainnya lanjut dia, jalur bus yang mengaspal di jalanan Bandung juga harus ditinjau ulang. Bus berdesain klasik itu harus dipilih melintas jalur aman."Penuhi dulu uji laiknya, kemudian cari jalur yang nyaman jangan sampai kembali membahayakan dan menelan korban," paparnya.Dia berharap kejadian bus Bandros yang menelan korban tewas tidak lagi terjadi. Karena bus Bandros sendiri saat ini memang menjadi daya tarik wisata di Kota Kembang.
"Saya harap kejadian serupa tidak kembali terjadi ke depannya," katanya.