Gas beracun diduga penyebab banyaknya korban kebakaran di Inul Vizta

Dugaan tersebut didapat setelah tim laboratorium forensik (labfor) lakukan investigasi di lokasi kejadian.

Tommy A Lasut
Oleh Tommy A Lasut - Reporter
Gas beracun diduga penyebab banyaknya korban kebakaran di Inul Vizta
Gedung Inul Vizta di Manado terbakar. ©2015 merdeka.com/tommy lasut

Penyebab kematian korban kebakaran di tempat karaoke keluarga Inul Vizta Manado mulai mendapat titik terang setelah tim laboratorium forensik (labfor) Makassar di bawah pimpinan Kombes Pol Irianto Slamet selesai melakukan olah TKP penyebab kebakaran pada Senin (26/10) dini hari itu. Namun sayangnya hasil olah TKP belum bisa disampaikan kepada para awak media yang telah menunggu seharian.Kombes Irianto Slamet mengatakan, hasilnya akan diumumkan langsung oleh Kapolresta Manado melalui gelar sampel dan barang bukti hasil olah TKP.Meski sempat kecewa, akhirnya awak media berhasil mendapat sedikit bocoran terkait penyebab kematian korban. Diduga korban meninggal akibat menghirup asap yang sudah mengandung zat-zat beracun yang dapat menyebabkan kematian seseorang."Karbon dioksida maupun karbon monoksida serta plastik-plastik yang terbakar dan bahan-bahan yang ada di situ itu kalau sudah menjadi gas akan menyebabkan orang keracunan dan meninggal dunia," ujar Slamet, Senin (26/10).Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Rio Permana Mandagi saat dihubungi mengatakan masih menunggu hasil dari labfor forensik yang sudah bekerja dari Pagi hari."Sampai malam ini saya belum dapat laporannya, mudah-mudahan mereka bisa cepat karena memang tempatnya tidak terlalu lebar, tidak terlalu luas, kita tunggu saja hasil dari teman-teman labfor itu bekerja," ujar Permana.

Rekomendasi