Korban tewas di Inul Vizta Manado diduga akibat sesak napas

Jasad korban yang rata-rata masih berusia sekitar 20-an tahun ini tak meninggalkan bekas luka.

Tommy A Lasut
Oleh Tommy A Lasut - Reporter
Korban tewas di Inul Vizta Manado diduga akibat sesak napas
Korban kebakaran Inul Vista Manado. ©2015 Merdeka.com

Kebakaran tempat karaoke keluarga Inul Vizta di Manado menyebabkan puluhan korban harus dilarikan ke rumah sakit di kota ini. Bahkan 12 orang meninggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi Minggu (25/10) dini hari ini. Diduga, korban tewas akibat sesak napas setelah terlalu banyak menghirup asap tebal.Pantauan merdeka.com di RSUP Malalayang tempat para korban tewas berada, tak ada tanda-tanda luka serius maupun luka bakar di tubuh para korban. Jasad korban yang rata-rata masih berusia sekitar 20-an tahun ini tak meninggalkan bekas luka.Saat ini, jasad korban meninggal masih terbaring di instalasi pemulasaran jenazah RS Prof Kandou menunggu identifikasi dari keluarga masing-masing. Dari 12 korban meninggal, 9 di antaranya sudah berhasil diidentifikasi oleh keluarga mereka yakni:1. Sukardi, warga Wonasa Singkil

2. Randi Korompis, warga Pasar Segar Paal II

3. Cici Wonok, warga Desa Tumani Tompaso Baru

4. Riani Walalangi, warga Desa Tumani Tompaso

5. Rendi, karyawan swasta di Mapanget

6. Sinta Sajow, warga Desa Koka Tombulu

7. Claudia Wowor, warga Desa Tambelang Tompaso

8. Freddy Kalalo, warga Karombasan Wanea

9. Yani Langi.

Rekomendasi