Kondisi Kabupaten Aceh Singkil pasca bentrokan warga yang berimbas pada pembakaran gereja dan tewasnya satu orang warga serta empat orang luka-luka mulai aman. Sejumlah anggota polisi dan TNI terus ditambah untuk mengamankan lokasi tersebut."Sudah cukup aman dan pasukan sudah ditambah TNI dan Brimob Polda Aceh," kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (16/10).Badrodin berharap dengan diterjunkannya aparat keamanan ke lokasi bentrok, kondisi Singkil semakin membaik. Terlebih adanya kesepakatan dari pemerintah daerah, tokoh agama dan masyarakat terkait gereja yang dianggap tidak memiliki izin tersebut."Saya harapkan bisa diselesaikan karena ada kesepakatan yang harus dibangun bersama," ujarnya.Disinggung apakah polisi sudah menangkap tujuh tersangka lain, Badrodin menegaskan pihaknya akan terus mengejar para tersangka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) tersebut. "Tiga tersangka, tujuh dikejar," pungkasnya.Sebelumnya, telah terjadi bentrok warga di Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil. Akibat insiden tersebut, sebuah gereja ikut dibakar oleh warga. Selain itu, pecahnya bentrok mengakibatkan dua warga tewas dan empat luka-luka.Bukan hanya itu, dampak buruk dari bentrokan ini pun harus dirasakan oleh sebagian warga setempat. Suasa yang mencekam saat terjadinya kerusuhan, memaksa warga mengungsi ke beberapa daerah yang dianggap aman.
Jumlah aparat ditambah, Kapolri jamin Aceh Singkil sudah aman
Tujuh tersangka yang buron hingga kini masih dalam pengejaran polisi.
Rekomendasi