Kepolisian Republik Indonesia menerjunkan 9.127 personel untuk mengawal pertandingan final Piala Presiden antara Persib VS Sriwijaya FC yang akan digelar pada Minggu (18/10), di Gelora Bung Karno. Polisi berjanji akan menjaga ketat pertandingan dari ulah para suporter yang tak bertanggungjawab.Oleh karenanya, Mabes Polri mengimbau bagi para suporter kedua klub untuk tidak memaksakan diri menonton secara langsung pertandingan tersebut. Mengingat, kapasitas stadion dan jumlah tiket terbatas."Mungkin suporter yang ingin lihat di Jakarta, kami sarankan karena kapasitas stadion dan tiket terbatas kita berharap mungkin bisa nonton di rumah masing-masing," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas Mabes Polri) Brigjen Pol Agus Rianto dalam keterangan pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (15/10).Agus mengungkapkan alasannya meminta para pendukung klub yang akan bertanding di final Piala Presiden untuk tidak datang ke Gelora Bung Karno. Hal itu dilakukan guna menghindari terjadinya keributan."Jangan sampai nanti sudah di Jakarta tidak kebagian tempat malah marah sama panitia. Karena kita tahu kapasitas stadion terbatas," ujar dia.Kendati demikian, Agus mengaku sudah melakukan koordinasi untuk meminimalisir keributan yang kerap terjadi di beberapa lokasi. Menurut dia, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan beberapa Polda."Polda Metro dan jajaran Polda penyanggah seperti Polda Jabar dan Polda Banten sudah berkomunikasi untuk bisa membackup (antisipasi suporter)," tandas Agus.
Takut rusuh, Polri minta fans Persib-Sriwijaya FC nonton di rumah
"Kami sarankan karena kapasitas stadion dan tiket terbatas kita berharap mungkin bisa nonton di rumah masing-masing."
Advertisement
Rekomendasi