Begini adegan rekonstruksi pembunuhan sadis mahasiswi di Kediri

Sedikitnya ada 29 adegan yang dilakukan oleh kedua tersangka ZHB (23) dan RDW (17).

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Editor
Begini adegan rekonstruksi pembunuhan sadis mahasiswi di Kediri
Dua tersangka ZHB (23) warga Jatirejo dan RDW (17) warga Kecamatan Semen, Kediri mengendarai sepeda motor saat memperagakan salah satu adegan rekonstruksi pembunuhan mahasiswi di Kediri, Senin (28/9). ©2015 merdeka.com/imam mubarok
1 dari 8 halaman
Begini adegan rekonstruksi pembunuhan sadis mahasiswi di Kediri
Kedua tersangka saat menjalankan aksinya masuk ke dalam mobil korban. ©2015 merdeka.com/imam mubarok
2 dari 8 halaman
Begini adegan rekonstruksi pembunuhan sadis mahasiswi di Kediri
Dalam rekontruksi tersebut, terlihat kedua pelaku memiliki motif ingin menguasai harta korban dengan menggasak isi tabungan korban melalui ATM. ©2015 merdeka.com/imam mubarok
3 dari 8 halaman
Begini adegan rekonstruksi pembunuhan sadis mahasiswi di Kediri
Tersangka menghajar kepala korban dengan menggunakan helm berulang kali dan menjerat lehernya pakai kawat sling hingga tewas. ©2015 merdeka.com/imam mubarok
4 dari 8 halaman
Begini adegan rekonstruksi pembunuhan sadis mahasiswi di Kediri
Korban langsung terkapar di jok mobil usai dihabisi kedua tersangka. ©2015 merdeka.com/imam mubarok
5 dari 8 halaman
Begini adegan rekonstruksi pembunuhan sadis mahasiswi di Kediri
Selanjutnya mayat korban dibuang di areal persawahan warga di Desa Titik, Kecamatan Semen. ©2015 merdeka.com/imam mubarok
6 dari 8 halaman
Begini adegan rekonstruksi pembunuhan sadis mahasiswi di Kediri
Tersangka meletakkan jenazah korban di selokan pinggir sawah. ©2015 merdeka.com/imam mubarok
7 dari 8 halaman
Begini adegan rekonstruksi pembunuhan sadis mahasiswi di Kediri
Setelah membunuhnya, tersangka sempat mendoakan jasad korban usai dibuang ke selokan sawah. ©2015 merdeka.com/imam mubarok
8 dari 8 halaman
Begini adegan rekonstruksi pembunuhan sadis mahasiswi di Kediri
Tersangka juga membuang barang bukti kawat sling dan dompet korban di bantaran Sungai Brantas, Kota Kediri. ©2015 merdeka.com/imam mubarok
Rekomendasi