Eks stafsus SBY sebut angka kemiskinan di era Jokowi akan bertambah

Menurut data BPS pada Maret 2015, jumlah kemiskinan di Indonesia meningkat dari 10,96 persen hingga 11,22 persen.

Juven Martua Sitompul
Oleh Juven Martua Sitompul - Reporter
Eks stafsus SBY sebut angka kemiskinan di era Jokowi akan bertambah
Ilustrasi kemiskinan. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Bekas Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bidang ekonomi, Firmanzah yakin jika angka kemiskinan di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meningkat. Pasalnya, menurut data BPS pada Maret 2015, jumlah kemiskinan di Indonesia meningkat dari 10,96 persen hingga 11,22 persen."Presiden Jokowi dan pemerintahannya harus lebih fokus lagi mengentaskan kemiskinan. Saya kok yakin nanti survei BPS pada September jumlah kemiskinan juga akan naik," kata Firmanzah ‎dalam diskusi bertajuk 'orang miskin bertambah banyak' di Jakarta, Minggu (27/9).Oleh karenanya, Firmanzah mengingatkan pemerintah Jokowi-JK untuk lebih berhati-hati. Mengingat, banyak faktor-faktor yang mengindikasikan kemiskinan mulai terjadi seperti, keinginan masyarakat dalam membeli sebuah barang mengalami penurunan, pengurangan jam kerja di perusahaan serta pemutusan hubungan kerja."Kalau tidak fokus, maka ini bisa seperti pembiaran terhadap masyarakat miskin. ‎Pusat dan daerah harus kerja sama," ujarnya.Lebih lanjut, Firmanzah berharap Pramono Anung selaku Sekretariat Kabinet di Istana mau mengajak Presiden Jokowi untuk memikirkan persoalan angka kemiskinan."Jika tidak ada yang mengingatkan isu kemiskinan akan terlupakan," pungkas dia.

Rekomendasi