Jemaah Tarekat Syatariyah di Kota Padang, Sumatera Barat melaksanakan salat Idul Adha 1436 H hari ini Jumat (25/9). Imam Masjid Tajul Arifin Kepala Koto Pauh Ali Akbar mengatakan, mereka melaksanakan salat Idul Adha tepat di 70 hari setelah hari raya Idul Fitri."Berdasarkan ajaran takwil kami jemaah Syataritah melaksanakan shalat Idul Adha tepat 70 hari setelah Idul Fitri," kata Imam Masjid Tajul Arifin Kepala Koto Pauh Ali Akbar, di Padang, Jumat (25/9), seperti dikutip Antara.Dia menyebutkan pelaksanaan shalat Idul Adha di Masjid Tajul Arifin Pauh dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB. Salat ini diikuti oleh ratusan jemaah yang berasal dari kecamatan Pauh, Kuranji, Lubukkilangan Padang, Pariaman, Solok dan wilayah lain di Sumbar.Kemudian untuk pelaksanaan Kurban kata Ali, akan dilaksanakan pada Sabtu (26/9). Menurutnya, ini dilakukan karena jika melaksanakan pemotongan setelah salat akan bertabrakan dengan salat Jumat.Mengingat dalam pelaksanaan kurban beberapa sarana masjid akan kotor dan ternoda oleh bekas pemotongan."Selain di Kapalo Koto, Jemaah Syatariyah sebagian besar shalat di Padang Pariaman, Kuranji dan kota Pariaman," kata Ali.Meski tarekatnya berbeda dari ketetapan pemerintah dan Muhammadiyah, kata Ali, namun jemaahnya tetap menghormati warga lain yang telah lebih dahulu melakukan salat Ied.Sementara itu salah satu jemaah tarekat Syatariyah Riska mengaku kecewa pelaksanaan salat Ied bertepatan dengan kegiatan rutinitas kerja.Bahkan dirinya terpaksa melakukan salat Ied terlebih dahulu kemudian masuk kerja.Dia berharap pada pelaksanaan salat hari raya mendatang jadwalnya serentak semua tarekat di Indonesia.
Jemaah Tarekat Syatariyah di Kota Padang salat Idul Adha hari ini
Untuk pelaksanaan pemotongan hewan kurban akan dilaksanakan pada Sabtu (26/9).
Rekomendasi