Pelaku kriminal di Palembang makin merajalela dan tak kenal waktu. Mereka memanfaatkan kondisi rumah yang sepi saat warga melaksanakan salat Idul Adha pagi tadi.Cerita nahas itu dialami Junian Effendi (40), warga Jalan Soak Simpir, Lorong Bersama, RT 36, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang. Begitu pulang, pintu rumahnya sudah terbuka. Pintu bagian depan rusak karena dicongkel pelaku.Dia kehilangan barang berharga miliknya. Di antaranya sepeda motor Yamaha Mio GT warna merah hitam dengan nomor polisi BG 4347 AAK berikut surat-surat kredit, surat pinjaman bank, ijazah, buku rapor, hingga akta kelahiran milik anaknya."Kami pulang jam tiga sore karena mampir dulu ke rumah mertua. Ternyata pintu rumah saya rusak dan motor serta surat-surat penting hilang," ungkap Junian saat melapor ke SPKT Polsek Sukarami Palembang, Kamis (24/9).Dijelaskannya, motor tersebut terletak di ruang tamu, sedangkan kunci kontaknya masih tergantung di atasnya. Sementara surat-surat tersebut berada di lemari di kamarnya."Saya tidak tahu apa motifnya, buku rapor dan akta kelahiran anak saya juga dicuri," kata dia.Kapolsek Sukarami Palembang, Kompol Nurhadiansyah mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi. Dugaannya, pelaku lebih dari satu orang yang memanfaatkan rumah kosong saat pemiliknya salat Ied."Momentum lebaran haji dimanfaatkan pelaku. Kami selidiki kasus ini, dugaannya memang pelakunya pemain lama, spesialis rumah kosong," pungkasnya.
Ditinggal salat Ied, motor hingga akta kelahiran raib dari rumah
Saat pulang, pintu rumahnya sudah terbuka dan pintu bagian depan rusak karena dicongkel pelaku.
Rekomendasi