Sebelum salat Ied, Tommy Soeharto resmikan Masjid Kalitan di Solo

Sebelum peresmian, sejumlah kerabat keluarga Cendana dijadwalkan melakukan ziarah ke makam Soeharto.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Sebelum salat Ied, Tommy Soeharto resmikan Masjid Kalitan di Solo
Masjid Kalitan di Solo. ©2015 merdeka.com/arie sunaryo

Keluarga mantan Presiden Soeharto atau keluarga Cendana memugar Masjid Nurul Iman yang terletak di halaman depan Dalem Kalitan, Solo, rumah favorit keluarga Presiden kedua, Soeharto. Masjid yang dulu kecil dan sederhana tersebut disulap lebih megah menjadi 2 lantai dengan dilengkapi ornamen kaligrafi. Sehingga jamaah yang selalu ramai akan lebih leluasa melaksanakan ibadah salat.Salah satu kerabat cendana Begug Purnomosidi membenarkan, masjid tersebut akan diresmikan pada Kamis (23/9) besok sebelun pelaksanaan salat Idul Adha. Sedangkan peresmian akan dilakukan oleh salah satu putra Soeharto."Kalau tidak ada aral melintang, mas Tomy yang akan meresmikan. Tapi belum ada kepastian, nanti saya kabari," ujar mantan Bupati Wonogiri tersebut.Dia mengatakan, sebelum peresmian, sejumlah kerabat keluarga Cendana dijadwalkan melakukan ziarah ke makam penguasa Orde Baru tersebut, di Astana Giribangun, Karanganyar. Selain putra-putri Soeharto, sejumlah tokoh dan pengurus Yayasan Amalbakti Muslim Pancasila dijadwalkan hadir. Yakni sang ketua Sulastomo dan pembina yayasan, Emil Salim.Sementara itu berdasarkan susunan acara yang dirilis rumah tangga Dalem Kalitan menyebutkan, peresmian masjid akan dilakukan sebelum pelaksanaan salat Ied. Pembukaan papan selubung papan nama akan dilakukan oleh putri sulung Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana alias Mbak Tutut. Sambutan keluarga akan dilakukan putri keempat Soeharto, Siti Hediati Haryadi alias Titiek Soeharto.Sedangkan bertindak sebagai imam dan khatib adalah HM Maftuh Basyuni yang merupakan Imam masjid At Tin Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Usai salat Ied, acara akan diakhiri dengan penyembelihan hewan korban bersama keluarga cendana dan warga setempat.Masjid Kalitan, dibangun sejak tahun 1996 atau sebulan setelah Ibu Tien meninggal dunia. Namun karena jamaah dan pengunjung semakin banyak, membuat kapasitas masjid tersebut harus ditambah. Pembangunan masjid diatas lahan sekitar 500 meter persegi tersebut dimulai sejak awal tahun 2015 dan selesai pada pertengahan September.

Rekomendasi