Aksi Marinir gagalkan illegal logging di Taman Nasional Sembilang

Aksi pencurian kayu terjadi di tengah upaya anggota memadamkan kebakaran hutan.

Iqbal Nugroho
Oleh Iqbal Nugroho - Editor
Aksi Marinir gagalkan illegal logging di Taman Nasional Sembilang
Satuan Tugas Marinir yang tergabung dalam Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) saat menemukan lokasi penyimpanan kayu illegal logging di kawasan Taman Nasional Sembilang, Sumatera Selatan, Sabtu (12/9). Seluruh personel yang sedang terlibat dalam pemadaman kebakaran hutan ini mendapatkan laporan dari warga mengenai sekelompok orang sedang menebang kayu tanpa izin. ©2015 Merdeka.com/Marinir
1 dari 5 halaman
Aksi Marinir gagalkan illegal logging di Taman Nasional Sembilang
Satuan Tugas Marinir yang tergabung dalam Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) saat menemukan lokasi penyimpanan kayu illegal logging di kawasan Taman Nasional Sembilang, Sumatera Selatan, Sabtu (12/9). ©2015 Merdeka.com/Marinir
2 dari 5 halaman
Aksi Marinir gagalkan illegal logging di Taman Nasional Sembilang
Barang-barang milik pelaku yang ditemukan di lokasi. ©2015 Merdeka.com/Marinir
3 dari 5 halaman
Aksi Marinir gagalkan illegal logging di Taman Nasional Sembilang
Sejumlah kayu dan kendaraan yang digunakan pelaku beraktivitas. ©2015 Merdeka.com/Marinir
4 dari 5 halaman
Aksi Marinir gagalkan illegal logging di Taman Nasional Sembilang
Satuan Tugas Marinir yang tergabung dalam Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) saat menemukan lokasi penyimpanan kayu illegal logging di kawasan Taman Nasional Sembilang, Sumatera Selatan, Sabtu (12/9). ©2015 Merdeka.com/Marinir
5 dari 5 halaman
Aksi Marinir gagalkan illegal logging di Taman Nasional Sembilang
Satuan Tugas Marinir yang tergabung dalam Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) saat menemukan lokasi penyimpanan kayu illegal logging di kawasan Taman Nasional Sembilang, Sumatera Selatan, Sabtu (12/9). ©2015 Merdeka.com/Marinir
Rekomendasi