Kisah lucu Pak Camat stres karena SBY rayakan HUT RI di Pacitan

Setelah 10 tahun, untuk pertama kalinya SBY merayakan HUT RI di kampung halamannya. Simak kemeriahan itu.

Ramadhian Fadillah
Oleh Ramadhian Fadillah - Reporter
Kisah lucu Pak Camat stres karena SBY rayakan HUT RI di Pacitan
SBY rayakan 17 agustus di Pacitan. ©facebook.com/SBY

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono memperingati HUT Kemerdekaan ke-70 Republik Indonesia di kampung halaman Pacitan bersama para veteran dan warga sekitar. SBY dan Ibu Ani hadir sebagai tamu undangan dalam upacara Detik-detik Proklamasi di halaman kantor Kecamatan Nawangan, Pacitan. Upacara juga dihadiri oleh Wakapolres Pacitan, beberapa anggota DPRD, anggota Korpri dan tentu saja anak-anak sekolah. Kerinduan akan perayaan 17 Agustus-an di kampung halaman, sekaligus ingin bersilaturahmi dengan para pejuang disana, membuat SBY-Ibu Ani memutuskan untuk merayakannya di Pacitan.Kehadiran SBY dan Ibu Ani menjadi kebanggaan tersendiri bagi para petugas dan peserta upacara, utamanya bagi camat Nawangan Bambang Purnomo yang menjadi Inspektur Upacara. "Saya bangga, tapi juga sempat stres selama 2 hari karena diberitahukan bahwa Bapak SBY menjadi peserta. tapi Alhamdulillah sukses, dan saya bangga," ujar Bambang Purnomo dengan wajah sumringah. Demikian ditulis dalam Facebook Susilo Bambang Yudhoyono.Selepas mengikuti upacara, SBY dan Ibu Ani juga meninjau stan pameran kerajinan hasil karya masyarakat setempat. Pameran yang memang kerap digelar masyarakat setempat untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ini memiliki 13 booth UKM lokal dari berbagai pengrajin, mebel, akik, makanan, alat rumah tangga, handcraft dan lain-lain. Warga masyarakat terlihat berjubel dan berebut untuk dapat bersalaman dengan pasangan idola mereka tersebut. SBY dan Ibu Ani pun dengan ramah menyapa dan menyalami para warga sambil menanyakan kabar mereka. Terlihat beberapa warga mengabadikan momen tersebut dengan menggunakan kamera dari telepon selular mereka. Setelah itu, SBY dan Ibu Ani melakukan santap siang bersama lebih kurang 1.000 warga Nawangan di kantor kecamatan dengan makanan yang sama yaitu makan nasi pincuk menggunakan daun pisang dan lauk yang sama.

Rekomendasi