Terintimidasi, pihak ibu kandung Angeline datangi Polres Banyuwangi

Lebih tertekan lagi kedatangan Naumi tidak hanya sendiri, tetapi karena didampingi sejumlah anggota polisi berseragam.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Terintimidasi, pihak ibu kandung Angeline datangi Polres Banyuwangi
aksi seribu lilin buat angeline. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Kedatangan Naumi Werdisastro bersama sejumlah anggota Polres Banyuwangi ke rumah Hamidah cukup meresahkan ibu kandung Angeline itu. Hal tersebut membuat kuasa hukum Hamidah berang dan langsung mendatangi Polres Banyuwangi.Salah satu tim pendamping kuasa hukum Hamidah, Siti Sapurah, menyebutkan bahwa benar kliennya merasa shock saat didatangi Naumi, wanita berperawakan tomboi yang mengaku dari Tim Reaksi Cepat Komnas PA. "Ibu Hamidah telepon saya, katanya sangat tertekan dengan segala ucapan ibu Naumi yang mendatanginya saat menyerahkan separuh dari uang sumbangan warga di kotak amal rumah Angeline," ucap Sapurah mengutip ungkapan Hamidah, Sabtu (15/8) di Denpasar Bali.Lebih tertekan lagi kedatangan Naumi tidak hanya sendiri, tetapi karena didampingi sejumlah anggota polisi berseragam. Menurut Ipung, sapaan akrab wanita pendamping Hamidah, kedatangan Naumi dan beberapa polisi membuat ketua tim kuasa hukum, Harrys Arthur Hedar, langsung mendatangi Polres Banyuwangi. "Ya ketua tim kuasa hukum Hamidah, Bapak Harrys langsung datangi Polres Banyuwangi. Kecewa lah dengan tindakan pengawalan Naumi yang dinilai sebagai shock therapy bagi klien kami," ucapnya.Menurut Ipung, Harrys sangat menyayangkan kalau harus melibatkan polisi dalam menyerahkan uang sumbangan. Apalagi itu bukan uangnya sendiri. "Ibu Hamidah didampingi oleh kuasa hukum, kenapa tidak minta kuasa hukumnya yang diminta bantuan. Kenapa harus libatkan Polisi, klien kami ini orang desa yang polos jadi sangat ketakutan," papar Ipung.Dipertegas Ipung bahwa ada 16 advokat dalam tim kuasa hukum yang diberi kuasa oleh orang tua kandung Angeline. Mereka gabungan advokat dari Jakarta dan Bali. "Saya salah satunya dari tim pendamping kuasa hukum Hamidah," ujarnya.

Rekomendasi