Tradisi yang biasa disebut 'makabor' oleh keluarga bekas Ketua Komisi VII, Sutan Bhatoegana masih tetap berlangsung. Namun, untuk kali ini keluarga terpaksa melangsungkan rutinitas tersebut di dalam rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Unung Rusyantie, menjelaskan 'makabor' adalah kegiatan yang dilakukan keluarga setiap hari raya Idul Fitri. Dimana setiap anggota keluarga duduk bersama dan menyampaikan semua curahan hati selama satu tahun itu.
"Makobar dilakukan setelah Salat Id, jadi kita tidak kemana-mana tetapi semuanya kumpul terus mencurahkan isi hati setelah selesai diberi petuah oleh bapak, baru kita silahturahmi ke keluarga yang lain," ucap Unung di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (18/7).
Meski kini Sutan ada dibalik jeruji besi, puji syukur keluarga tidak terbantahkan. Pasalnya, kegiatan yang menjadi kebiasaan keluarga Sutan masih bisa dilaksanakan."Kita bikin di sini (Rutan KPK) semua pada ngomong apa yang mau diomongin," ungkapnya.
Dua hari berturut-turut keluarga terdakwa kasus dugaan korupsi APBN-P di Kementerian ESDM itu mendatangi gedung KPK. Mereka memanfaatkan waktu kunjungan yang diberikan lembaga anti rasuah untuk memperingati hari raya Idul Fitri 1 syawal 1436 Hijriah.
Unung mengaku keluarganya cukup bahagia bisa merayakan hari suci bersama Sutan sekalipun waktu yang diizinkan KPK cukup singkat. Terlebih, kondisi Sutan saat ini dinilai Unung dan keluarganya sangat sehat.
"Dengan bapak sehat lahir batin spesial lebih baik lagi dari kemarin kita sudah bahagia," pungkas dia.