Jokowi mantu, 2 hari arus lalu lintas dialihkan

Sedikitnya 5 ribu orang akan membanjiri kota Solo. Termasuk tamu VVIP presiden yang jumlahnya tidak sedikit.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Jokowi mantu, 2 hari arus lalu lintas dialihkan
Tenda di rumah Gibran-Selvi. ©2015 Merdeka.com

Perhelatan akbar pernikahan putra tertua Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda membuat Dinas Perhubungan dan Polresta Solo harus memutar otak agar tak terjadi kemacetan. Hal ini karena dalam 2 hari yakni H-1 dan hari H resepsi pernikahan, Kamis 11 Juni sedikitnya 5 ribu orang akan membanjiri kota Solo. Termasuk tamu VVIP presiden yang jumlahnya tidak sedikit.

"Untuk giat acara resepsi ini mulai besok sore saat acara midodareni hingga keesokan harinya saat resepsi hingga malam, tidak akan kita lakukan penutupan arus lalu lintas. Yang ada hanya pengalihan dan pengaturan," ujar Kapolresta Solo, Kombespol Ahmad Lutfi, kepada wartawan, di Media Center pernikahan Gibran-Selvi, Selasa (9/6).

Menurut Lutfi seluruh kendaraan tamu yang akan memasuki area Graha Saba melalui perempatan Kerten dan perempatan Sumber yang akan masuk ke perempatan patung Wisnu Manahan akan dilakukan kanalisasi. "Semua kendaraan bus dan yang tonasenya besar serta truk gandeng dia akan mengambil jalur ke kanan dengan mengikuti penunjuk arah dan sosialisasi," jelasnya.

Sementara itu untuk para tamu undangan akan dilakukan kanalisasi di lajur sebelah kanan. Dia berharap para tamu Jokowi akan turun di depan gedung lokasi resepsi tanpa hambatan. Sedangkan untuk kawasan Sumber, pihaknya akan memberlakukan satu arah sesuai arah jarum jam untuk ring satu,

KanitDikyasaSatlantas Polresta Solo, AKP IMadeRay, menambahkan pada pengawalan tamu VIP kali ini akan diterjunkan 200 motor besar. Titik pengawalan dilakukan di Hotel dan Bandara.

"Penggunaan pengawalan dengan motor besar, ini terkait ruang jalan agar lebih leluasa," ucapnya.

Terpisah Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Solo, Sri Baskoro mengemukakan, pihaknya akan memasang rambu penunjuk arah di 36 titik. Hal tersebut dimaksudkan agar para pengguna jalan tidak kebingungan selama arus lalin dialihkan.

"Ada 36 titik yang kita pasang rambu, di antaranya Simpang 4 Ketandan, Simpang 5 Balapan, Simpang Girimulyo, Jurug, Terminal, Simpang 4 Banjarsari, Simpang 3 Gilingan, Ringin Semar, Simpang 4 Lottemart, Simpang Jongke dan Simpang 4 Warung Pelem," jelasnya.

Rekomendasi