Liga berhenti, penjualan atribut Arema merosot 70 persen

Penurunan ini disebabkan oleh kisruh antara PSSI dan Menpora yang melumpuhkan sepakbola Indonesia.

Iqbal Nugroho
Oleh Iqbal Nugroho - Editor
Liga berhenti, penjualan atribut Arema merosot 70 persen
Pengunjung saat melihat berbagai atribut klub Arema di sebuah toko aksesoris sepakbola di Malang, Senin (1/6). Kerugian mulai dirasakan oleh para pebisnis jersey dan aneka aksesoris sepakbola Arema di Malang akibat tidak adanya jadwal pertandingan sekitar dua bulan terakhir, tepatnya setelah kompetisi dihentikan. Penjualan mengalami penurunan secara drastis hingga 70 persen. ©2015 merdeka.com/darmadi sasongko
Rekomendasi