Pasca tragedi Eri Yunanto, jalur pendakian Merapi masih ditutup

Keputusan membuka jalur pendakian Gunung Merapi akan dilakukan secepatnya.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Pasca tragedi Eri Yunanto, jalur pendakian Merapi masih ditutup
Proses evakuasi Eri Yunanto. ©twitter.com/BPPTKG

Proses evakuasi Eri Yunanto, mahasiswa Universitas Atma Jaya yang tewas karena jatuh ke kawah Gunung Merapi pada Sabtu (16/5) lalu telah selesai. Meski begitu, jalur pendakian ke Gunung Merapi masih ditutup.Hingga saat ini belum ada kepastian kapan jalur pendakian akan kembali dibuka. "Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terlebih dahulu. Keputusan jalur akan dibuka atau tidak akan kami lakukan setelah evaluasi selesai," kata Pelaksana Harian (Plh) Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM), Tri Atmojo, kepada wartawan, Rabu (20/5).Tri Atmojo mengatakan, saat ini tim penyelamat masih beristirahat setelah berhasil mengangkat jenazah Eri dari kawah, dan membawanya turun pada Selasa (19/5) kemarin. "Tim SAR yang telah bekerja keras mengevakuasi korban kemarin membutuhkan istirahat," ujar Tri.Sementara itu, Tri mengatakan, peralatan digunakan untuk evakuasi jasad Eri dari puncak Merapi saat ini sudah dibawa turun. Tetapi, pihaknya akan menerjunkan tim sapu jagat guna menyisir kemungkinan adanya peralatan masih tercecer. "Kami akan menerjunkan tim sapu jagat yang akan naik ke puncak Merapi setelah kondisi fisik kembali pulih," ucap Tri.Tri mengatakan, evaluasi direncanakan akan digelar pada Kamis (21/5) mendatang. "Evaluasi secepatnya, karena hari Jumat hingga Minggu biasanya para pendaki banyak yang berdatangan," tutup Tri.

Rekomendasi