Nelayan asal desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyah Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah ditemukan tewas tersangkut jaring ikan. Kapolsek Seruyan Hilir, AKP Fatkhadin Ali Najib di Kuala Pembuang mengatakan, nelayan tewas itu bernama Nanang (30 tahun).Menurut Ali, jasad Nanang ditemukan pertama kali oleh nelayan lainnya sekitar 300 meter dari bibir pantai Muara Buaya, Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur. "Lokasi itu memang tempat nelayan mencari ikan, dan nelayan lain menemukan jasad Nanang saat akan mengangkat jaring ikan miliknya," kata Ali seperti dilansir dari Antara, Rabu (22/4).Usai dipindahkan, jasad Nanang langsung dibawa ke RSUD Seruyan guna divisum. Dari hasil visum tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan."Tewasnya belum lama, karena dari beberapa bagian tubuh korban masih mengalir darah segar," ujar Ali.Meski demikian, Ali mengatakan minimnya saksi membuat pihak kepolisian masih belum dapat memastikan penyebab kematian Nanang. "Kemungkinan besar ia tewas karena tenggelam. Namun kita akan terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian nelayan tersebut," lanjut Ali.Sementara itu, Sanjaya (43 tahun), merupakan tetangga depan rumah Nanang mengatakan, kemungkinan besar Nanang tewas saat terjadi cuaca buruk sehari sebelum jasadnya ditemukan."Pada Selasa (21/4) siang, dia berangkat melaut sendiri. Saat itu terjadi dua kali kondisi cuaca buruk. Mungkin saat itulah dia mengalami hal-hal tertentu dan tidak ada yang menolong hingga akhirnya tewas," kata Sanjaya.Sanjaya menambahkan, ketika mendengar adanya penemuan mayat di laut dia sudah merasa curiga kalau nelayan yang tewas adalah Nanang. Sebab hingga Selasa (21/4) malam, Nanang tidak juga pulang."Ketika saya tahu ada penemuan mayat, saya langsung datang ke Dermaga Pol Air Kuala Pembuang untuk melihat, dan ternyata benar dari wajah dan pakaian yang ia kenakan saya memastikan itu adalah Nanang," lanjut Sanjaya.
Nanang tewas tersangkut jaring saat melaut di Sungai Undang
Tetangga sudah curiga lantaran Nanang tak pulang sejak Selasa saat memutuskan melaut.
Advertisement
Rekomendasi